Selasa, 01 Juli 2014

[Sinopsis J-Drama] Shinigami-kun Episode 1 Part 2




Mishiru dan Fukuko berjalan di pinggir sungai/taman. Mishiru mengajak bertemu karena ingin menanyakan mengenai Mami yang tidak mengangkat panggilan ataupun pesannya selama seminggu. Mendengar hal itu tentu saja Fukuko kecewa. Shinigami 413 yang mengawasinya juga tampak sedih melihatnya.

Mishiru meminta Fukuko mengatakan ada apa dengan Mami. Fukuko kemudian menceritakan keadaan Mami pada Mishiro, berharap Mishiro bisa mengunjunginya. Setelah menceritakannya, Fukuko berjalan pergi, tapi Mishiru menghentikannya, ia mengajak Fukuko mencari hadiah untuk dibawa menjenguk Mami. Tentu saja Fukuko senang mendengarnya.


Saat mereka berjalan hendak shopping, tiba2 muncul Shinigami 413. Ia menyuruh Fukuko mengambil kesempatan lebih dekat dengan Mishiru.



Shinigami 413 mengikuti mereka sampai ke toko parfum, ada pegawai parfum yang memuji Fukuko memiliki pacar yang baik. Shinigami yang melihat Fukuko menikmati kebersamaannya dengan Mishiru tersenyum senang melihat mereka.


Fukuko mengantar Mishiru ke halte. Shinigami heran kenapa Fukuko membiarkan Mishiru pergi sendirian mengunjungi Mami. Karena waktunya tinggal hari ini dan besok, serta tidak ada kesempaatan untuk nge-date… itu sangat buruk.

“Mishiro-kun ingin menemui Mami, kan?”jawab Fukuko.

“Seperti yang aku lihat… terlihat dia mencari alasan untuk menemuimu juga.”

“Itu tidak mungkin. Aku pergi belanja dengannya, itu cukup buatku. Pertama kali pergi jalan2 bersama seorang laki2… dikatakan aku mempunyai ‘pacar yang baik’. Itu membuatku senang.” Walaupun Fukuko mengatakannya dengan tersenyum, tetapi terlihat jika itu adalah senyum yang dipaksakan.”Bisakah aku bertanya padamu? Panggilan darinya [Mishiru] … apakah kau yang melakukannya?”

“Shinigami tidak mempunyai kekuatan seperti itu.”

“Begitukah. Jika begitu, aku berharap jika aku mempunyai sedikit waktu lagi…”

“Benar. Mulai sekarang, kau harus mengajaknya berkencan.”

“Jika aku pergi berkencan …tidak akan ada orang yang akan menemani Mami.”



“Daripada mengkhawatirkan temanmu, tidakkah kau mengatakan sesuatu tentang dirimu sendiri mengenai sesuatu yang belum kau kerjakan.”

“Ini mungkin sesuatu yang akan aku tinggalkan untuk dikerjakan. Untuk membalas terima kasihku pada Mami sekarang atupun nanti, aku tidak akan melakukannya.”

“Apakah dia sebegitu berartinya bagimu?”

“Sejak kita kecil … Mami adalah satu2nya temanku. Aku harus berterima kasih padanya.”

“Apakah kau yakin tentang hal itu? Banyak rumor yang aku dengar, dia sangat membanggakan mengenai tampilannya… pada beberapa penilaian, ada saat dia terlihat merendahkanmu. Dibawah kedok dari kebaikannya, dia berdiri di depanmu … sekarang kau lihat, semua orang jatuh pada kedoknya.”

“Walaupun begitu, hanya Mami yang ada di sana untukku.”

“Dengan kata lain, kau yang telah sangat menyadari semuanya …tetap memanggil Mami-chan teman baikmu? Haruskah kau menghabiskan … sisa waktumu dengan orang seperti itu?”

“Tapi sekarang … tidak ada orang lain di sana untuk Mami kecuali aku. Menjadi sendirian di dunia sangat berap, jadi …”

“Ketika kau tidak akan lama lagi di dunia ini besok, dia akan sendirian bagaimanapun itu dia telah mendapatkan balasan apa yang telah dia lakukan. Pada hari terakhirmu besok, tidak ada sesuatupun yang bisa kau lakukan untuknya. Jadi, pada hari terakhirmu … kau harus hidup seperti apa yang kau inginkan.”

Fukuko tampak memikirkan kata2 Shinigami 413,”apakah besok benar2 hari terakhirku?”

“Itu adalah takdirmu.”Shinigami 413 melihat jam kematiannya,”tidak ada banyak waktu lagi yang tersisa.”


Esoknya, saat bangun tidur Fukuko menemukan Shinigami 413 sudah duduk di dekat tempat tidurnya. Fukuko masih bingung apa yang ingin ia lakukan. Tapi kemudian ia tersenyum, ada 3 hal yang ingin ia lakukan.



Setelah sarapan, Fukuko mengutarakan pada ortunya bahwa ia berterima kasih dan meminta maaf atas semuanya, ia kemudian memeluk ayahnya dengan haru. Shinigami 413 mengerti, jika keinginannya yang pertama adalah berterima kasih pada ortunya.

Selanjutnya, Fukuko menemui Mishiru. Fukuko yang hendak mengajaknya pergi, tidak jadi mengatakannya karena Mishiru sudah ada janji. Kecewa deh … Fukuko berjalan tanpa semangat. Shinigami 413 bertanya apa dia tidak apa2. Karena keinginannya yang kedua adalah pergi berkencan …

“Tidak apa2. Mishiro-kun juga telah baik padaku …aku baik2 saja dengannya.”


Saat Fukuko mengunjungi Mami, terlihat jika suasana hati Mami sedang tidak baik. Mami mengatakan jika Mishiru kemarin hanya membicarakan mengenai Fukuko saat mengunjunginya …Mami negeraskan suaranya, ia menganggap Fukuko simpati padanya karena telah menjadi jelek …dan mencoba mengambil hati Mishiro-kun. Dengan memanfaatkannya. Saat Fukuko berusaha menenangkannya, Mami menyingkirkan tangan Fukuko dengan kasar.



Fukuko yang tidak tahan lagi, menampar Mami dengan keras,”Lalu, kau tahu bagaimana perasaanku? Bagaimana perasaanku ketika orang2 memanggilku jelek dan mengolok-olokku… apakah kau tahu bagaimana rasanya berada di dekatmu ketika para laki2 senang berada di dekatmu? Apakah kau tahu bagaimana perasaanku saat bullying datang saat kau tidak tahu sebabnya?! Aku tidak punya teman yang bersimpati padaku …tidak ada orang yang baik. Kau adalah orang yang selalu mendapat perhatian setiap orang, kan?! Jika aku memanfaatkanmu, itu tidak akan mengubah apapun! Jadi kenapa jika kau terkena luka bakar! Kau akan sembuh suatu hari nanti. Kau memiliki masa depan! Silahkan jika kau berhenti berteman! Aku cukup MENJADI PENGIKUTMU!” etelah mengatakan unek-uneknya Fukuko berlari keluar.



Fukuko melihat Shinigami 413 diluar,”Apakah aku yang paling buruk. Semacam itukah aku?”

“Dengan kata lain, sesuatu yang ingin kau lakukan adalah …”

“Sampai sekarang, aku tidak bisa mengatakan padanya hal ini … tidak pernah memukulnya … aku selalu cembru pada Mami. Sebenarnya adalah, aku benar2 ingin Mishiro-kun tidak menyukai Mami tapi menyukaiku. Aku erharap sekali dia mengirimku pesan atau menghubungiku. Tapi Mishiro-kun menginginkan Mami … . ketika aku menyadari itu, aku piker Mami selalu menghalangi …hatiku tidak secantik seperti yang kau katakan …!”

“Apakah kau benar2 yakin? Dari apa yang aku megerti, aku hanya melihatmu menjadi dibenci … daripada kau memberikan sesuatu yang baik, kau memberi nasihat yang jujur. Walaupunfakta bahwa kau orang yang akan mati, kau tidak ingin temanmu bersedih. Apakah itu mungkin alasan bahwa kau melakukan semuanya agar dia membencimu?”

“Aku memiliki permintaan.”

“Bagaimanapun, Shinigami hanya bisa … mendampingin orang yang ditakdirkan mati dan mengamati.”

“Tidak apa2. Aku takut, jadi …tolong berada disampingku sampai hari terakhirku.”



Fukuko mengajak Shinigami 413 naik perahu di sungai. Itu adalah kali pertama Fukuko naik perahu, sejak ia tidak punya seseorang untuk diajak naik dengannya … aku melihat degan cemburu saat Mami naik dengan seorang laki2 di sini. Shinigami memberikan makanan pada Fukuko [aku tak tahu nama makanannya]. Mereka makan bersama deh … as new couple.^_^

Shinigami menganggap Fukuko masih orang yang cantik lebih dari orang lain. Fukuko berkata jika ia mengalami kecelakaan wajahnya akan rusak … Akah itu mengganggumu? Tanya Shinigami 413. Itu … karena ia seorang gadis.

@@@



Mami bersiap menjalani operasi mata, karena ia mendapatkan kornea mata. Mami penasaran siapa yang telah mendonorkannya, tapi tentu saja suster tidak bisa mengatakannya karena itu adalah sebuah peraturan. Tapi ia mengatakan jika pendonornya adalah orang yang baru saja kecelakaan dan meninggal di RS tersebut.



Sang suster kemudian melihat orang yang mendonorkan matanya di ruangan sebelah, ia terkejut karena ia adalah Fukuko, teman Mami yang pernah ia temui. Suster hanya berkata agar Mami mendoakan si pendonor. Mami berharap saat penglihatannya kembali … ia ingin melihat Fukuko. Dia harus meminta maaf pada Fukuko … karena tanpa menyadarinya, ia telah menyakiti Fukuko. Ia ingin mengatakan maafnya …


Arwah Fukuko dan Shinigami mendengarkan perkataan Mami. Shinigami menyimpulkan bahwa keingin ketiga Fukuko adalah ingin … mendonorkan matanya pada Mami.


Shinigami membawa Fukuko kekediamannya. Fukuko berharap jika ia terlahir kembali, ia akan menjadi cantik.

“Yang kau maksud ukuran mata dan bulu mata yang lentik? Atau …”

“Jika aku harus memilih … aku pikir, lebih baik mempunyai hati yang cantik, kan?”


Shinigami tersenyum dan memotong tali kehidupan Fukuko. Fukuko kemudian terbang ke atas.



Pintu gerbang tiba2 terbuka. Mucul seorang wanita memakai baju hitam2, ia berkata,”Shinigami 413 … kau telah melanggar peraturan, kan? Karena itu adalah pekerjaanku [mengawasi Shinigami 413]. Apakah kau melakukannya dengan baik?

“Mencegah bunuh diri yang diluar jadwal …. Misi untuk mengirim juwa yang mati ke surga tanpa kesalahan.”

“Apa yang kau maksud ‘tanpa kesalahan’, bodoh! Kebalikan dari pekerjaanmu, kau memperlihatkan arwah apa yang terjadi setelah di meninggal. Untuk memenuhi permintaan orang yang akan mati … kau memanipulasi permintaan transplantasi list organ. Mengganggu perintah surga, bukakah itu benar2 mengacaukan jadwal?”

“Lalu aku akan rendah hati mendengarkan apa yang kau katakana, tapi …untuk orang mati, bagaimana bisa kita katakan pada mereka … bahwa mereka harus senang dan merayakannya? Gadis itu takut dan sedih tentang kematian. Itu kenapa aku dengan senang hati mengabulkan permintaan … dari orang yang ditakdirkan mati.”

“Kenapa kau membiarkan dirimu terbawa oleh emosi manusia?”

“Jika kita tidak harus mengikuti diri kita untuk menjadi terbawa suasana … kenapa kita pergi untuk berusaha memberitahukan manusia waktu kematian mereka?”

“Itu lebih baik jika kau tidak tahu.”

“Jadi aku tidak harus tahu apa maksudnya dan hanya menjalankan misi?”


“Kau sangat menjengkelkan! Setiap orang manusia diciptakan membawa dosa … apakah kau telah melupakannya?” Shinigami 413 yang mendengarnya tidak bisa berkata apa2 lagi. “Sejak aku harus memberikan laporanku ketika misimu selesai… berikan buku catatan Shinigamimu.”

“Baiklah.”ketika akan memberikan buku catatannya, tanpa diduga buku catatannya hilang dari jasnya.

Si gadis marah, ia khawatir jika ada orang yang menemukannya dan tahu akan kekuatan buku tersebut. Itu akan mengacaukan jadwal. Akhirnya mereka terbang ke bumi mencarinya.

@@@



Ada seorang laki2 yang menemukan buku milik Shinigami 413 di dekat kecelakaan Fukuko. Saat melihat isi buku tersebut, ia menemukan nama Fukuko yang telah ditandai. Ada juga nama orang yang baru meninggal yang kemudian namanyamuncul tanda di buku catatan tersebut. Karena takut, ia membuang uku itu ke tempat sampah. Tapi, baru beberapa langkah ia menghentikan langkahnya.




Jika menonton drama ini, aku selalu ingat dengan DEATH NOTE.^_^ Apa mungkin cerita-nya terinspirasi dari komik Shinigami-kun. Karena Drama ini diambil dari sebuah komik lama.

Jumat, 20 Juni 2014

[Sinopsis J-Drama] SHINIGAMI-KUN Episode 1 Part 1



Kembali lagi dengan synopsis Dorama baru dari salah satu member ARASHI …


“Kehilangan penglihatan …?” kata seorang gadis pada suster,”Mami tidak akan bisa melihat lagi?”tanyanya khawatir.

“Lewat operasi, dia akan bisa melihat suatu hari nanti.”Jawab sang suster menenangkan,”tapi apa yang membuatku khawatir adalah luka bakar di wajahnya. Karena itu masalah besar bagi seorang gadis.”

“Terlihat kau adalah teman baiknya jadi … baik-baiklah padanya.”pinta si suster, yang diiyakan sang gadis.

Saat mereka sampai ke ruangan Mami, ternyata Mami tak ada di kamarnya. Sang suster pergi dengan panic mencari Mami, sedangkan si gadis masuk ke kamar Mami …



Si gadis melihat kertas bertuliskan ‘Aku tidak ingin hidup lagi … selamat tinggal’ di tempat tidur Mami. Tentu saja itu membuatnya khawatir, ia berlari keluar untuk mencari sahabatnya tersebut.


Di atap gedung RS, berdiri seorang gadis dengan luka bakar di wajahnya, Mami. Ia kemudian loncat ke bawah hendak mengakhiri hidupnya. Tapi, tidak seperti keinginanya, bukannya menghantam ke bawah, ia melayang di udara. Terdengar sebuah suara … [karena Mami tidak bisa melihat, jadi Shinigami belum diperlihatkan wajahnya]




“Aku minta maaf, tapi kau belum bisa mati. Seperti sekarang, kau tidak termasuk dalam list calon orang yang meninggal.” Terlihat sepasang kaki berjalan mendekati Mami yang masih melayang,”kematian seseorang hanya diperbolehkan jika ditentukan oleh takdir.”

“Tapi, aku aku tidak mempunyai pilihan lain melainkan mati.”kata Mami yang frustasi.

“Tolong pikirkan lagi. Kau tidak akan menyukainya ketika waktu kematian datang dan menghampirimu.”

“Siapa kau …?” Tanya Mami.

“Aku adalah [seorang] Shinigami (Dewa Kematian)” jawab suara tersebut. Mami kemudain pingsan di atas tanaman bunga. Temannya yang sedang mencarinya, melihat Mami pingsan. Ia sangat khawatir melihanya tergeletak. Tapi, saat Mami sadar, ia sangat lega karena temannya tak apa2.



Mami bercerita, jika ia mendengar suara Shinigami,”mengherankan jika aku akan mati … jika aku menunggu sedikit lagi …”

“Apa yang kau katakana? Kau pasti lelah, ayo kembali ke ruang RS.”

Mami kesal, ia menyingkirkan tangan temannya yang hendak membantunya kembali, ”kembali? Bisakah mengembalikan penglihatanku? Bisakah mengembalikan wajahnya?”

“Luka bakar itu tidak terlalu serius. Begitu juga penglihatanmu, mereka berkata mereka akan menyembuhkannya. Ayo, pegang tanganku.” Bujuk si gadis yang akhirnya membuat Mami luluh.

Sehelai bulu melayang di langit dan jatuh ke … pundak teman Mami. Itu adalah pertanda dari Shinigami, yang berarti kematian akan dating padanya.


Teman Mami, yang ternyata bernama Fukuko. Ia mengajak teman2 sekelasnya untuk mejenguk Mami sepulang sekolah, karena Mami ingin bertemu dengan teman2nya. Fukuko berharap mereka bisa memberikan penyemangat untuk kesembuhan Mami. Bukanya simpati, Fukuko hanya diabaikan begitu saja , bahkan dikatai jelek.



[Satu bulan sebelumnya]
Mami menjadi model no. 1 yang diberitakan di majalah, banyak laki2 memujinya. Sedangkan Fukoka dijadikan bahan ejekan dan hanya Mami yang membelanya.

Kembali ke masa kini, Fukuko berlari meninggalkan RS. Ia berhenti saat ada hembusan angin yang sangat kencang menerpanya. Lalu, terdengar suara …


“Kemana akau akan pergi?” tanya si suara. Itu adalah Shinigami, ia berjalan meghampiri Fukoka,”apakah kau pergi mengunjungi temanmu?”

“Ada apa dengan itu?”Tanya Fukuko.

“Daripada memikirkan orang lai, sekarang waktunya untuk memikirkan tentang dirimu sendiri.”

“Siapa kau?”



“Aku adalah Shinigami.” Ia lalu mengeluarkan kartu namanya, tertulis Shinigami No. 413. Mulai sekarang kita panggil Shinigami 431.

“Shinigami?” Fukuko mengingat perkataan Mami yang mendengar suara Shinigami,”itu kau [yang berbicara pada Mami]. Apa yang kau inginkan? Mami berkata bahwa itu akan lebih baik jika dia mati.”

“Maaf, tapi Kobayashi Mami-san belum akan mati.” Jawab Shinigami 413 sambil memperlihatkan buku catatan kematiannya. “Selamat. seseorang yang telah terpilih adalah kau, Onishi Fukuko-san. Namamu tertulis lebih dahulu di list untuk mati.”



Shinigami 413 mengeluarkan jam kematian, “sampai waktumu habis di jam harapan hidup … itu akan baik untuk melakukan yang kau belum lakukan. Waktumu tinggal … 3 hari, termasuk hari ini.”

Fukuko pergi begitu saja, pasti ia meganggap Shinigami 413 tidak waras. ^_^

Sore harinya, Fukuko mengunjungi Mami lagi. Ia mengajak Mami belajar agar mereka bisa lulus dan kuliah bersama. Mami tampak kesal, ia menjawab tak ingin masuk perguruan tinggi. “Aku telah bekerja keras, jadi aku bisa menjadi model perguruan tinggi yang aktif. Aku akan menyedihkan pergi ke perguruan tinggi dengan wajah seperti ini.”

“Tenanglah, Mami, walaupun terbakar, tapi nanti akan sembuh …”


“Berhenti menghiburku! Tidak ada seorang laki2pun di kelas kita yang akan datang lagi. Mereka menghindariku, karena aku jelek.”

“Itu tidak benar. Semua orang mengkhawatirkanmu …”

“Kau bohong! Itu lebih baik jika aku tidak bias melihat. Aku tidak ingin melihat wajahku!,” Mami yang kesal, menyingkirkan makanan di depannya hingga berserakan. Fukuko yang melihatnya tampak terkejut.

Fukuko berjalan dengan lemas keluar dari RS. Langkahnya terhenti karena Shinigami 413 muncul di depannya.

“Sekali lagi, selamat.”kata Shinigami 413. “Aku datang untuk memanggilmu. Namaku adalah Shinigami.” Fukuko terlihat malas menanggapinya, “Aku telah memberitahumu, kan? Sekarang, lebih baik untuk … melakukan apa yang kau inginkan untuk dirimu sendiri daripada untuk orang lain. Disamping itu, waktumu tinggal … ”


Fukuko berjalan begitu saja meninggalkan Shinigami 413, Shinigami bingung kenapa Fukuko menghindarinya? Fukuko menjawab, bahwa ia tidak ada berurusan dengan permainan Shinigami [cosplay]. Kau tidak mempercaiku? [mana ada yang percaya ….]

“Bagaimanapun aku melihatmu, bukankah kau manusia normal?”

“Begitu. Dengan kata lain, lebih baik untuk menunjukkan sesuatu yang manusia tidak bias lakukan.”



Fukuko menghampiri seorang dokter, dan mengatakan bahwa ia telah dikuntit. Tentu saja si dokter tidak bisa melihat Shinigami 413, walaupun ia ada di depannya. Si dokter meninggalkan Fukuko yang kesal karena menganggap si dokter berbohong. Fukuko kemudian melihat kea rah Shinigami 413.



“Maaf untuk tidak menjelaskannya lebih dahulu, tapi Shinigami … tidak menunjukkan dirinya pada orang lain kecuali orang yang ditakdirkan untuk mati… dan yang tidak berkepentingan.” Shinigami 413 kemudian membuktikannya dengan melayang di udara, “jika ini tidak meyakinkanmu … aku bisa terbang di langit.” Jela saja Fukuko terkejut. “Dan juga … aku dapat menembus tembok!”

Fukuko menyuruhnya berhenti. Shinigami 413 bersyukur karena telah membuatnya percaya. “Aku tidak mempercayainya,”bantah Fukuko, “bukankah itu berarti bahwa aku akan mati?! Aku baru 18 tahun. Masih banyak yang aku ingin lakukan di masa depan!”


Saat mereka sedang berbicara, ada seseorang yang sedang memperhatikan, orang terebut memakai pakaian yang sama dengan Shinigami.

“Aku hanya mempunyai sisa waktu 3 hari? Kau pasti bercanda?”

“Apa yag salah dengan itu? Hidup lama tidak akan berarti … ketika dibebankan dengan masalah yang tidak perlu. Aku piker ini akan menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk manusia, tidakkah kau memikirkannya? Setiap manuasia akan mati. Kau hanya datang lebih dulu [untuk mati].”

“Jangan berkata sesuatu yang bodoh. Aku sehat dan tidak ada sesuatu yang salah denganku, jadi kenapa aku?”

“Kematian datang pada orang yang sehat juga. Contohnya, pembunuhan. Sampai sekarang, berapa banyak orang yang sehat kehilangan hidupnya? Harus kita katakana, di peperangan dan pembunuhan massa … ada banyak yang terhitung. Atau kecelakaan. Berbagai kegiatan yang sembrono … berapa banyak dari mereka harus menghadapi kematian? Itu adalah sebab No. 1 kematian sekarang.”

“Apakah aku akan mati dalam kecelakaan?”

“Aku tidak dapat menjawab itu. Tapi, aku menyarankanmu menghabiskan sisa 3 hari hidupmu, termasuk hari ini… tanpa penyesalan.” Setelah mengatakan itu, Shinigami 413 menghilang.

EPISODE 1: “Aku datang untuk menjemput seorang yang berhati baik. Kau mempunyai 3 hari untuk hidup. Aku akan bersamamu di saat terakhir.”


Fukuko berjalan menuju rumahnya dengan lesu. Saat sudah masuk rumah, ia menjadi semakin kesal karena mengetahui ayahnya masuk ke kamarnya tanpa ijin danmenemukan brosur perlengkapan make-up. Ia masuk ke kamarnya dengan kesal.




Di kamar Fukuko, terdapat banyak fonya bersama Mami saat main drama. Mami selalu menjadi pemeran utama, sedangkan ia hanya sebagai pemera pembantu. “Apa yang berarti dalam hiduku?”gumam Fukuko. Ia kemudian melihat foto di hp-nya. Ada dirinya, Mami, dan seorang laki2. Ia kesal sekaligus sedih, hingga menggebrak meja dengan hp-nya.


“kau menjadi lamban, waktu berjalan cepat, kau tahu,”terdengar suara Shinigami 413 tiba2. Fukuko menoleh ke sumber suara, terlihat jika Shinigami 413 sedang memakan kepiting milik keluarga Fukuko sambil nangkring di atas lemari. Shinigami 413 memakannya beserta kulit kepingnya, hingga ia heran karena manusia menyuakinya sesuatu yang keras. ^_^


Shinigami 413 turun dari lemari mendekati Fukuko, ia bingung karean ada keringat [air mata] keluar dari mata Fukuko. Fukuko menjelaskan jika ia sedang menangis karena sedih. “Apakah ini apa yang kau sebut air mata?”tanya Shinigami 413 polos.”ketika seseorang terlalu gelisah dengan perasaannya, ciran tubuh keluar dari matanya, kan? Ini adalah pertama kalinya aku melihatnya. Dengan kata lain, ketika sebuah akhir [goal] menimpamu perasaan yang dalam keluar padamu. Mungkin kau berfikir bahwa akhir hidupku adalah menikah, tapi …  akhir dalam hidup hanya mati. Seperti seorang Shinigami, aku tidak akan menyerah pada saat itu.”

“Apakah kau sedang mengejekku?”

“Itu … apa yang aku maksud adalah … oh, itu karena aku orang baru yang belum berpengalaman … jika aku tidak sopan/kasar, aku minta maaf. Lbih penting, apa yang kau harapkan untuk kau lakukan selama 3 hari tersisa? Apakah kau pikir kau dapat menyelesaikannya?”

“Apa yang bias dilakukan hanya dalam 3 hari? Yang sebenarnya apa yang aku ingin lakukan ,,, aku hanya tidak tahu [apa yang ingin dilakukan]. Atau mungkin kau bias mengatakan padaku apa yang isa aku lakukan. Jika ada sesuatu yang aku ingin lakukan, bisakah kau dapat mengabulkannya?”

“Sangat disayangkan, Shinigami tidak mempunyai banyak wewenang. Ketika tiba waktnya, kami memberitahukan mereka kematian akan datng, dan dengan segera mengantar jiwanya ke surga. Apapun kecuali daripada itu adalah benar2 dilarang. Ini adalah peraturan.”

“Lalu kenapa kau harus memberitahukan kami untuk kematian kita?”

“Aku minta maaf, tapi aku tak dapat menentukan itu.”



Karena frustasi, Fukuko berjalan-jalan keluar. Ia teringat saat ia belajar di perpustakaan. Ia tidak sengaja melihat kartu mahasiswa milik Mishiro Naoyuki terjatuh dan kemudian mengembalikannya. Ternyata mereka juga akan mendaftar di Universitas yang sama. Mereka akhirnya belajar bersama, hingga Mami tiba. Fukuko seperti diabaikan. Mereka sering ketemuan bertiga. Dan Fukuko tampak bersedih karena merasa terabaikan.


Shinigami 413 menghmpiri Fukuko yang sedang bersedih.

“Katakan padaku. Kenapa harus aku?”

“Takdir tidak mempunyai alasan.”

“Tidak ada yang baik terjadi padaku sampai sekarang. Itu kenapa aku melakukan yang terbaik untuk masuk ke perguruan tinggi … aku ingin menjadi cantik … membuat kenangan …”

“Apakah itu sesuatu yang bagus? Ukuran mata … bulu mata yang panjang … hidung mancung, langsing … beberapa orang menggunakan banyak uang dan usaha untuk itu, tapi … aku hanya sulit untuk mengerti. Fisik hnya sementara kemudian kau akan kehilangannya saat dating kematian … jika sampai pada akhir kehidupan, bukankah ada sesuatu lain yang kau ingin lakukan?”

“Tapi … apakah aku akan mati seperti ini tanpa berkencan, bukankah itu tidak adil?”

“Kencan? Kencan? Oh … aku tahu itu. Langkah sebeluk pria dan wanita berpegangan tangan dan berciuman… mereka menghabiskan uang untuk pergi ke tempat yang penuh sesak… bersama satu sama lain. Jika tentang berkencan, itu mungkin saat kau masih mempunyai waktu tersisa.”

“Tentu saja , aku tidak bisa. Aku tidak cantik, tidak seperti Mami. Seseorang yang jelek tidak bisa pergi berkencan.”

“Itu tidak benar. Di mataku, kau lebih cantik.”

“Jangan menghinaku! Tidakkah kau hanya mengasihaniku?”teriak Fukuko. “Mengatakan sebuah kebohongan bisa menyakiti seseorang.”

“Itu bukan kebohongan. Apa yang dimaksud cantik bagi Shinigami, bukanlah berat, hidung, atau ukuran mata … tapi seseorang dengan hati yang cantik.”

“Apa yang kau maksud ‘hati’? seorang manusia laki2 hanya melihat tampilan wanita. Seseorang yang jelek, tidak penting.”


Shinigami 413 memperlihatkan foto Fukuko, Mami dan Mishiro di hp Fukuko, “mungkin dia [Mishiro] berbeda.”

“Semua laki2 sama.”

Pada saat itu hp Fukuko berbunyi, itu adalah panggilan dari Mishiro. Mishiro mengajak Fukuko bertemu besok, karena ada yang ingin ia bicarakan. Shinigami 413 menyemangatinya untuk melakukan yang terbaiknya, kemudian berjalan pergi dan menghilang.



Saat Shinigami 413 berjalan menuruni tangga, ia berpapasan dengan pria yang mengawasinya. Pria itu berkata bahwa Bahwa Shinigami 413 juga harus melakukan yang terbaik. Shinigami 413 heran karena pria itu bisa melihatnya