Sabtu, 03 Oktober 2015

[Sinopsis India-Movie] Happy New Year Part 6 End


Sudah kubilang ... ada dua macam manusia di dunia ini.
Pemenang ...dan Pecundang! (yang kalah)
Hidup kami saat ini, memberi pelajaran manis bagi pecundang seperti kami,
disaat kami bisa merebut hati semua orang di seluruh dunia.
Lalu tampil sebagai pemenang!
Dan takdir ...
takdir  baik yang indah.
Jika kau bertekad merubah takdirmu sendiri, maka semua bisa berubah.



Rombongan Charlie berpapasan dengan rombongan polisi yang membawa Grover di Lobby.
Charlie menghentikan langkah Grover.

Charlie : "Kau memakai uangmu agar kami kalah, kan, Grover? Berapa banyak uangmu yang hilang? 1 juta? 5 juta? 10 juta? Atau ... (Charlie berbisik pada Grover ...) 50 juta Dollar?"

Grover : "Siapa kau?"

"Aku adalah puttra Manohar. ("Manohar siapa?" Tanya Vicky pada ayahnya) Ceritanya panjang. Kalian berdua punya banyak waktu dalam penjara. Tanyalah ayahmu, siapa ayahku." Charlie menaruh pisau silet ke saku Grover.




***

Di Bandara ...

Sesuai recaa awal, Charlie membawa gelas dengan minuman warna biru tempat menyembunyikan berlian. Tapi tidak disangka peugas tidak memperbolehkan membawa minuman dari luar ke pesawat dan membuangnya.

di atas pesawat semua terlihat lemas, karena berlian yang susah payah mereka dapakan hilang begitu saja di depan mata mereka....

Mohini menghibur mereka, karena mereka telah memenangkan hadiah sebesar 1 juta Dollar. Tammy memberitahukan jika nilai berliannyya sebesar 5 juta Dollar di pasar gelap!

"Kia akan buat brangkas, yang bahkan kita sendiri tak bisa membobolnya," sahut Charlie santai. "Selain itu, berlian 50 juta Dollar ini (Charlie memperlihakan piala mereka) tak mungkin ... menempel pada piala ini selamanya, kan?" Ternyata Charlie menyembunyikan berliannya pada tempat replika berlian di piala mereka.




***













HAPPY ENDING

Kamis, 11 Juni 2015

[Sinopsis India-Movie] Happy New Year Part 5

Karena baru melaksanakan KKN jadi lama tidak buka blog...........

GRAND FINAL WDC (WORLD DANCE CHAMPIONSHIP)
Tim Diamond terkejut karena kamar mereka ganti, Rohan mengira mereka akan tetap mendapatkan kamar yang sama seperti sebelumnya, yaitu kamar 9C. semua marah padanya karena ia telah mengacaukan segalanya.
Nandu lagsung masuk ke kamar 9C saat tim yang menempati kamar tersebut datang. Saat tim tersebut masuk ke kamar, Nandu langsung muntah di kamar tersebut…. Tentu saja semua jijik dan lagsung keluar kamar [Nandu pintar ternyata?!! LOL], Charlie langsung menawarkan untuk berganti ruangan dengan tim tersebut. Tentu saja mereka langsung menyetujuinya.


Rencana pencurian dimulai …….
Rohini bertugas membawa Vickey ke lift, dimana di dalamnya sudah ada Nandu dan Jag yang mengenakan cadar. Saat mereka sudah masuk ke lift, Jag langsung menyuntikkan obat tidur di leher Vickey.


Charlie menyuruh Jag dan Nandu membawa Vickey ke kamarnya dan memerintahkan Mohini ke kamar 9C. Nandu berganti pakaian seperti Vickey sedangkan Jag mengambil sidik jari Vickey. Di sisi yang lain Tammy bersama Charlie masuk ke lubang ventilasi menuju brankas Shalimar.



Nandu yang berjalan menuju markas, tapi nyalinya kemudian ciut dan berbalik lagi menemui Jag. Charlie menyuruh memberikan walky talkynya pada Nandu,
Charlie, “Nandu…Nandu….kau tak sendirian! Johnnie bersamamu!”
“Johnnie Lever?”
“Johnnie Lever? Temanmu Johnnie! Periksa saku celanamu!”

Saat nandu merogoh saku celananya, ia menemukan botol kecil berisi beer (sepertinya). Setelah meminumnya, keberanian Nandu menjadi muncul dengan berapi-api ia berjalan menuju ruangan Shalimar.

Jag pergi ke terowongan bawah tanah (tempat saluran air).


Nandu berhasil masuk ke dalam ruangan Shalimar tanpa dicurigai para bodyguard yang berjaga di luar. Saat ia membuka dinding besi, karena terlalu tinggi ia tak sampai menjangkau sisi atasnya. Tak kehilangan akal, ia melepaskan semua pakaiannya hingga tersisa kaus dalamnya^^. Akhirnya ia berhasil menjangkaunya………

Tammy terkejut saat melihat Nandu yang telanjang, Charlie menyuruh Nandu memakai celana serta menutup dindingnya kembali dan segera keluar dari ruangan. Ia kemudian menyuruh Rohan menon-aktifkaan lasernya.

Setelah lasernya mati, mereka memiliki 5 menit sebelum lasertnya aktif kembali. Charlie menyuruh Jag mengganti pipa gas dengan pipa air. Saat Charlie melihat waktunya, Tammy sedang berusaha membuka brankas. TaNpa diuduga, Tammy mengalami kejang2……. Tentu saja semuanya panic.

Tammy akhirnya tersadar, waktu tinggal 3 menit lagi. ia meminta maaf, lalu melanjutkan membuka brankas. Semua harp2 cemas menantinya…. Dan BERHASIL semua bersorak gembira, waktu tinggal 2 menit lagi.

Charlie memuka brankas……… tapi, ia dan Tammy terkejut, Charlie tak tahu jika di dalamnya terdapat brankas lagi, brankas kaca yang memiliki7 digit passwords huruf. Tammy berkata bahwa itu adalah brankas juga buatan Manohar, ayah Charlie karena terdapat symbol huruf M di brankas kaca tersebut.
Jag ingat, itu adalah Kaca anti peluru Manohar, “Setiap kali kita bertaya kepadanya tentang hal itu (passwords), dia akan mengatakan ….”
“HANYA CHARLIE YANG BISA MEMBUKA INI!,” sahut Tammy. “Apa ia tak mengatakan apa2 padamu?” tayanya pada Charlie.

Charlie tak tau, ia hanya melihat brankas tersebut sekali. Waktu tinggal 1 menit lagi. rohan menyruh mereka segera keluar dari bankas. Semuanya panic karena waktu hamper habis……

Charlieberusaha keras memikirkan passwordnya… SSHHHhhh, “hanya Charlie yang bisa membuka ini. Yah, yah. Hanya Charlie yang bisa membukanya. Teman2 aku bisa melakukannya.”

Charliemulai menekan tombol, “C-H-A-R-L-I. Hanya Charlie yang bisa membukanya …E!,”lalu ia menekan ENTER. Dan ……..BERHASIL, brankas kaca terbuka. Semua menangis haru. “Ayah selalu mengatakan …. Tetaplah simple!”

“grover……. Kau tamat!”

Vickey terbangun…. Charlie memerintahkan untuk melakukan RENCANA CADANGAN. Nandu hendak pergi sambil membawa tasnya, ia menyuruh Rohan menjelaskan rencana cadangan mereka pada Mohini.

Rohan mengatakan bahwa yang mereka katakana kemarin adalah rencana pertama (yaitu akan tampil di panggung), tapi rencana cadagannya adalah mereka kabur ke dermaga setelah melakukan pencurian, sudah ada kapal yang menanti mereka. Vickey Grover akan menjadi kambing hitam,karena sidik jarinya yang ada di brankas Shalimar.

Vickey menemui ayahnya, Grover yang berada di ruang pesta.

Charlie menenangkan Tammy yang panic karena pintu brankas telah tertutup dan mereka terkunci di dalamnya. Bagaimana mereka akan keluar? Charlie menyuruh Tammy melihat ke atap brankas. Merekan akan terbang? Tidak Tammy, tidak. Tapi, berenang keluar! Jag ….. lakukanlah!

Jag membuka pipa air, melalui lubang ventilasi di dalam brankas, yang awalnya mengeluarkan gas, berubah mengeluarkan air.mereka mengapung ke atas dan meledakkan atap brankas hingga berlubang dan mereka meluncur keluar. Kemudian Jag mengubah kembali saluran gasnya dan Charlie menutup atap dengan penutup.

Grover, Vickey dan pemilik berlian menuju brankas Shalimar, mereka terkejut karena berliannya telah hilang.

Grover melihat mur yang belum terpasang pada dinding baja, ia menyuruh bawahanya untuk membuka dinding tersebut. Kemanaarah saluran tersebut?

Rohan berlari menuju teman2nya yang sudah berada didermaga. Charlie menanyakan kepadanya keberadaan Mohini.

Flashback.
Rohan dan Mohini berlari keluar. Tapi, saat di luar mereka melihat para penggemar India
“Ibuku biasanya mengatakan, hal yang paling penting dalam hidup, adalah rasa hormat”
Rohan menyeret Mohini untuk segera pergi, tapi Mohini menolak, “sudah terlambat, Rohan! Seluruh dunia menunggu untuk India hari ini… dan India telah menaruh kepercayaan mereka pada kita. India akan kehilangan mukanya dan rasa hormat jika kita tak menari hari ini. Dan jikakau kalah saja, tapi jangan kehilangan rasa hormat! Kau pergi saja, Rohan.”
“Mohini?”
“Pergilag!”

Flashback END

Rohan datang bukan untuk kabur, tapi hanya untuk memberitahu mereka kalau ia dan Mohini tak akan ikut kabur. Kemudian Rohan berlari kembali ke dalam gedung.

Kemudian, Tammy mengatakan ia juga tidak akan ikut kabur. Nandu mengatainya gila.
“kau yang gila! Kau tak akan berhenti dengan mabukmu, pemboros!”
Jag menyuruh Tammy untuk tenang.
“tenang? Charlie, santai? Orang macam apa kalian? Gadis miskin mempertaruhkan hidupnya untuk memperjuangkan kehormatan kita, ntuk kehormatan india……dan kita hanya akan meninggalkannya dan pergi?”
“kau jadi gila?”kata Jag, “jikakita kemalilalu semuanya akan ditangkap! Tetap pada rencana!”

“ambil rencana bodohmu, buat terompet dari itu…… dan dorong….gelandangan berotot!” Jag memegangi Tammy yang meronta, “kita sudah mendapat satu kesempatan untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita!”teriak Tammy.jag yang kesal memukul Tammy hingga tersungkur.

Grover dkk pergi ke ruang 9C. ia bertanya ruangan siapa itu, panitia mengatakan ini adalah ruangan Tim India di menit terakhir. Saat dinding baja di ruangan dibuka, semua terkejut karena ada dinding batu bata dibaliknya.

Ternyata sebelumnya Charlie menyuruh Rohan menutup terowongan setelah ia dan Tammy masuk ventilasi.

Grover dkk mencari keberadaan Tim India di ruang CCTV. Panitia yang mencarinya mengatakan bahwa Tim India menghilang, padahal sekarang giliran mereka tampil. Terdengar MC memanggil Tim India untuk tampil. Dari kamera CCTV Grover menyaksikan keadaan dipangung.

Charlie, Tammy, Jag, dan Nandu melai pergi meninggalkan dermaga dengan kapal.

Mohini menari sendirian, sedangkan Rohan melihatnya daripinggir panggung…..

Grover, “hanya gadis itu! Dimana yang lainnya? Dimana para pria?”

Tammy, Jag, dan Nandu muncul dari balik panggung …. Rohan dengan senang kemudian bergabung ke tengan panggung. Mohini terharu melihat kedatangan mereka…mereka ber-5 kemudian menari bersama…..

Terdengar seruan mengumandangkan nama India, mereka juga memanggil nama Charlie,…. Tammy hanya bisa menggelengkan kepalanya pada Mohini.

Terdengar suara Charlie …
“Kami dari negeri, dengan banyak gangguan, berita penuh dengan penipuan da korupsi! Diamana orang biasa menderita…… dari kemiskian dan kelaparan. Namun tak peduli, kami tak mempertayakan mengapa, kami akan memberika hidup kami untuk menjaga bendera kita berkibar!”

Para polisi datang dan kemudian menangkap Grover dan Vickey.

Dan pemenangpun diumumkan. Yang awalnya memiliki kemungkinan nol untuk menang ternyata berhasil merebut hati semua orang dengan mendapatkan hasilvoting tertinggi adalah tim India….

“apakah aku tak memberitahu kalian … haya ada 2 macam orang di dunia.pemenang ….dan pecundang. Hidup kami hari ini, member kami peundang dengan moment manis  ini, saat kami telah memenangkan hati dunia….. dan menang! Dan nasib…. Nasib adalah hal yang indah, dan jika kalian kembalikan impian kalian dengan tekad keras, itu akan mengubah sisi untukmu.

Bersambung ke Part 6


Senin, 02 Maret 2015

[Sinopsis India-Movie] Happy New Year Part 4


Dia atas gedung tempat semua penari latihan untuk perlombaan. Charlie, tammy, jag, dan rohan juga berada di dana. Charlie mengingatkan mereka agar nandu tidak datang ke tempat itu dan berkelakuan seperti saat di pesta.


Jag menyuruh Charlie jangan khawatir, karena nandu muntah di dalam kamar dan mohini menjaganya. Kemudian Charlie menyuruh mereka pura2 sedang latihan. Terdengar suara tim Korea.
Tim korea sedang latihan untuk pertandingan. Tapi, tiba2 Oro yang ertugas berdiri di puncak terpeleset dan jatuh ke matras. Charlie yang melihatnya tampak khawatir. Sedangkan sang kapten tim Korea memarahi oro dan hendak memukulnya. Charlie menghentikan tangan sang kapten. Marah, si kapten menepis tangannya. Charlie menyuruhnya tenang.


Si kapten memukul wajah Charlie hingga kaca mata Charlie jatih dan patah. Charlie kemudian mengambil kacamata si kapten yang terlempar ke udara karena Charlie hendak memukul kapten.
Mereka kemudian berkelai. Cukup sengit.


Kemudian Grover datang bersama para staf. Si panitia hendakmenghentikan perkelahian tersebut. Tapi Grover melarangnya dan menyuruh si panitia mempertemukan tim Diamond dengan Tim Korea saat Kompetisi. Si panitia heran kenapa? Kan tim Diamond adalah tim terburuk sedangkan tim Korea adalah tim terbaik, tim India pasti kalah. Kekalahan tim Diamond itulah yang diinginkan Grover. Tanpa disadari Grover itu jga keinginan tim Charlie jika berhasil mencuri berliannya. Kemudian Grover meninggalkan atap tanpa menghentikan perkelahian tersebut.




Pertarungan cukup sengit hingga ke tepi gedung, kapten korea memukul Charlie hingga hampir jatuh,untung Charlie bergerak sangat gesit hingga ia berpegangan besi dan tak mengakibatkan ia jatuh dan merhasil membalikkan keadaangantian ia memukul kapten Korea hingga hamper jatuh jika Charlie tidak menangkap tangannya dan mengulurkan tangannya untuk menolongnya…… 

***

Semi Final WDC (World Dance Championship)


Pembawa acara menjelaskan bahwa di semifinal ini, 16 tim akan bersaing satu sama lain, satu lawan satu … dan kemudian ada 8 tim yang lolos. Tim2 ini akan dipilih oleh juri Internasional. (salah satu jurinya adalah Grover)

Ruang ganti Tim Diamond

Mohini berdoa sebelum pertandingan dan kemudian membagikan manisan pada setiap timnya. Dia marah dengan andu karena menerima manisan dengan tangan kiri, ia mengingatkan jangan sampai kehilangan kehormatan walaupun telah kalah, serta dia akan mengancam akan mematahkan kaki Nandu jika melakukan tarian ular lagi.
Rohan, “apakah nasihat itu untuk kita saja? Bagaimana dengan Charlie (yang tariannya terburuk^^)?
Mohini, “aku mengatakan kepadanya juga …”



Mohini kemudian menghampiri Charlie, “exuse me”, saat Charlie menatapnya, Mohini jadi gugup dan tidak bisa marah, “hati2 …. Saat tiba giliranmu!”
Charlie menjawab dengan singkat, “sure…” kemudian mengulurkan tangan kanannya untuk menerima manisan, Mohini yang gugup langsung memberikan manisan beserta piringnya. Kemudian ngeloyor pergi meninggalkan ruangan.

Jack, aku merasa sangat tidak enak dengannya (Mohini)! Dia adalah satu2nya yang khawatir tentang kompetisi.”
Charlie hanya memerintahkan Jack untuk focus saja.




Tim Diamond sudah berganti pakaian dan sedang menunggu gilirin mereka, mereka melihat ketua Tim Korea yang tampak membenci timnya.
MC berkata, “tarian berikutnya antara ... Negara yang mencapai kesii untuk pertama kalinya, untuk negaraku TIIIIIIMMM INDIAAAAA! Dan nomor satu tim WDC, sang juara bertahan… Tim Korea! (saat Tim Korea disebut Grover tampak tersenyum dan bertepuk tangan bereda saat tim India tadi disebut wajahnya tampak tak suka)



Saat tampil, Tammy mengalami kejang2. Mohini tak kehilangan akal ia menyuruh timnya bergaya kejang agar tampak seperti tarian. Untung saja tak ada penonton yang menyadari acting mereka, bahkan ada penonton yang menirukannya.



Tim Korea melakukan gaya piramida seperti saat latihan di atap, saat Oro mulai melompat ke puncak, ia tampak tak bisa seimbang dan akhirya jatuh terpeleset. Charlie yang melihatnya langsung melompat hendak menolong Oro, dengan gerakan yang gesit ia menyingkirkan property yang berentuk tajam dan ia berhasil menangkap Oro yang jatuh. Para penonton dan juga juri (kecuali Grover) bersorak gembira karena tindakan Charlie.


Teman2 Charlie kemudian menghampirinya dan menanyakan keadaannya, Mohini yang melihanya juga tampak terharu. Erbeda di Tim Korea, mereka tampak bersikap biasa bahkan tak terlihat khawatir mengenai Oro. Terlihat Oro yang sedang melihat kearah Tim Diamond. Charlie memberikan tanda jempol untuk Oro. Kemudian Ketua Tim Korea menepuk pundak Oro. Terdengar sorakan dari penonton, mengumandangkan Tim India, “Indiaaa! India!”



Mohini yang terharu, meninggalkan panggung duluan. Charlie yang melihatnya mengikutinya dari belakang. Charlie memanggilnya dan meminta maaf atas tampilan mereka karena Tammy kejang, Nandu mabuk … dan Charlie yang benar2 kacau, “maafkan aku … aku kehilangan rasa hormatku”.



Mohini tersenyum, “tidak Charlie, tak masalah jika kita kalah hari ini… karena kau memenangkan hati semua orang.”
Charlie tersenyum mendengarnya, ia akan mengatakan sesuatu tapi Rohan menghampirinya sambil memberikan kunci kamar 9C padanya, “bertemu disini dalam satu jam …” setelah mengatakan itu Rohan pergi menuju kamar 9C.
Mohini bertanya, “kenapa setelah satu jam? Mari semua duduk bersama-sama (untuk menunggu hasil kompetisi)”


Charlie kemudian berohong. Ia ingin menggunakan kamar tunggu itu, karena ada yang dating untuk bertemu dengannya … Laela datang. Mohini tentu saja terluka mendengarna, ia berlari meninggalkan Charlie dengan kesal.


Kamar 9C.

Tim Charlie bersia-siap melakuka aksi mereka. Jack dan Nandu pergi menuju lift kemudian Rohan menelephone Vickey Grover untuk menuju lift. Mereka bisa saling berkmuikasi lewat walky talky.


Vickey kemudian menuju lift yang didalamnya sudah ada Nandu dan Jck yag memakai cadar. Saat di dalam lift Vickey menerima telephone dari seseorang. Semua bisa mendengar percakapan Vickey dari walky talky.
Vickey, “tidak ada perubahan acara, ayah akan ke Petronia besok."



Charlie yang mendengarnya langsung menyuruh Tamy diam saat sedang membuka ruang fenilasi. Ia heran, “mengapa Grover akan ke Petronia? Berlia itu seharusnya dating dari Petroia sekarang. Apakah itu berarti kalau berlian belum sampai kesini?”



Seolah menjawab pertanyaan Charlie Vickey berkata dengan seseorang di telephone, “tepat! Oh kau tahu, kan, Bea Cukai! Kertas2 ini … semuanya benar2 sangat menyakitkan. Berlian seharusnya dating malam ini ….tapi sekarag berlian akan dating pada tanggal 31 Desemer.”
Jack yang hendak menyuntikkan oat tidur pada Vickey langsung menghentika aksinya saat mendengar berliannya elum sampai. Charlie dan Tammy juga kesal mendengarnya.

Vickey, “ya aku tahu, itu adalah malam final WDC. Ini akan menjadi kekacauan dengan big K.”


Tim Charlie berkumpul di kamar 9C. Mereka semua sedih sekaligus kesal.

Rohan berteriak kesal, “kami butuh 6 bulan untuk …”
Charlie kemudian menyela, “bukan 6 bulan, Rohan … 8 tahun! 8 tahun! Aku telah mengipasi api ini dalam hatiku sejak 8 tahun! Aku telah berdoa untuk ini, berharap untuk ini, merindukan hari ini, saat aku melihat Charan Grover hancur. Dan hari ini setelah 8 tahun, hari itu telah datang! Hari yang sempurna. Rencana yang sempurna. Balas dendam yang sempurna! Semuanya sempurna! Kita telah sampai disini… dan menurut rencana kita akan pergi dalam 10 menit berikutnya (karena ter-eliminasi). Tapi dengan tangan kosong.”



Tiba2 mereka dikejutkan dengan ketukan pintu. Itu Mohini. Ia memeritahukan bahwa paitia menyuruh mereka semua berkumpul untuk mendengarkan hasil kompetisi.


MC mengumumkan bahwa 8 tim yang lolos akan ke final yang akan diselenggarakan pada malam tahun baru. Dan yang kalah akan menghabiskan Natal mereka pada penerbangan pulang (Tim Diamond yang mengetahui mereka pasti akan terelimasi tampak jelas kesedihan di wajah mereka) . Dan 8 tim beruntung adalah … Spanyol, Brazil, UEA, … (Grover tampak meremehkan Tim Diamond), sampai kemudian Tim Terakhir yang akan maju ke babak Final adalah… Tim Korea. Setelah mendengar hasilnya, Tim Diamond berjalan hendak meninggalkan panggung.

Ada seorang juri wanita yang ingin mengumumkan sesuatu, jadi salah satu panitia acara meninyuruh Tim Diamond agar tak meninggalkan panggung lebih dahulu.



“hari ini, dipanggung ini … kita melihat sesuatu yang belum pernah terjadi… dalam sejarah 10 tahun dunia kejuaraan tari … (karena juri memakai bahasa Inggris, Mohini dan Nandu tak mengerti maksud perkataannya jadi Rohan dan Tammy menjelaskan maksud juri padanya). Dalam 10 tahun WDC ini belum pernah terjadi sebelumnya. Pertunjukan yang jarang keberanian luar biasa dan semangat sportifitas. Kami menundukkan kepala kami menghormatinya. Kami salut pada mereka. Kami semua bersama-sama, salut dengan tim ini! Tim ini mengambil resiko yang sangat besar. Mereka menempatkan penampilan mereka nomor dua. Tim ini sangat berani … mengambil resiko! Mereka menyerahkan penampilan mereka sendiri untuk membantu tim rival! (Grover dan Tim Charlie sepertinya mengerti siapa yang dimaksud juri). Kualitas ini harus dihargai, karena semangat tari begitu jauh lebih besar daripada teknik apapun! Kami percaya dunia tak ingin melihat tim ini pulang sekarang. Jadi, kita para juri telah memutuskan mereka layak mendapatkan kesempatan kedua. Jadi juri telah memutuskan … kalau mereka harus mendapatkan kesempatan lain. Jadi, berpegang teguh pada hati kalian untuk pertama kalinya … sebuah peserta wild card…ke final World Dance Championship. Adalah tim …. INDIA”



Jelas saja Tim Diamond sangat senang mendegarnya, sedangkan Grover terlihat kesal. Charlie berjalan ke arahnya dan seperti mengejek Grover karena Timnya bisa masuk ke Final.




Pagi harinya ….


Saat Nandu melihat Koran pagi, Tim Diamond menjadi  berita utama. Nandu lagsung berteriak senang sampai2 membangunkan Rohan dan Tammy yang masih tertidur. Ia memeritahukan berita itu pada semuanya. Bahkan berita disiarkan di semua stasiun TV yang mengabarkan bahwa Tim India masuk Final.



Tidak ada lagi kebencian terhadap Tim Diamond, yang ada adalah sorakan kekaguman. Bahkan mobil mereka berubah digantikan dengan mobil sport. Mereka mengendarainya di jalanan kota Dubai dengan perasaan senang.

Disepanjang jalan mereka bagaikan artis yang dikerubungi masyarakat, bahkan dimintai tanda tangan dan foto.



Nandu marah2 karena diikat di kamar mandi, karena tadi Vickey Grover muncul. Untung saja Mohini melepaskannya. Kemudian Tammy mengusulkan agar mereka memberitahukan pada Mohini apa maksud mereka mengikuti WDC.
Charlie, “hey Tammy, apa kau mabuk?”
Jack, “aku dan Tammy sudah memutuskan mengapa tak memasukkan Mohini dalam rencana kita juga?”


 “Oh Wow, kalian telah memutuskan untuk memberitahu Mohini rencana kita. Adakah yang memikirkan konsekuensinya? Dia akan memeritahu polisi semuanya … tentu saja ini sebuah Mohini Fans Club. Hmm mengharap katakana padaku, bagaimaa kau akan mengatakan padanya?”

Nandu menyahut, “katakana terus terang, jangan takut.”


“Ya, kupikir aku akan memberitahnya. Hai Mohini, aku Charlie si pencuri! Si Dalag perencana! Hmmm … aku telah membuat rencana ini. Maksudku siapa yang membayangkan … 5 pecundag disini, bukan menari dalam kompetisi… tapi untuk mencuri berlian senilai jutaan! MISI HAPPY NEW YEAR! Dan jika hati kecil naifmu hancur karea kita … asal kau tah, kami adalah penggemar berat, jangan beritahu polisi… kau tah kami sangat mohon maaf!” Charlie membungkukkan badannya.



Semua temannya mengangkat tangannya. Charlie yang melihatnya mengerti maksud mereka, Mohini berada di belakangnya sekarang!!? Oh, sial! Umpatnya. Saat ia berbalik, ia melihat Mohini yang berkaca-kaca.


Mohini, “kau tak melihat-lihat sebelum kau memulai bicaramu?” mohini kemudian berbalik berjalan pergi. Tapi, Charlie memaggilnya.
Charlie, “kau mendengar apa yang kami lakukan disini … kau tak ingin tahu mengapa kami melakukannya? Please, please beri aku kesempatan.”

Dan kemudian aku mengatakan kepada Mohini seluruh kisah ayah. Tammy, Jag, dan persahabatan mereka, serta Charan Grover dan permusuhan mereka.

“Aku kehilagan segalanya dalam satu hari … dan belajar kalau nasib itu berubah-ubah.dapat berubah sisi kapan saja! Dan, pada hari itu, aku memutuskan untuk menghancurkan Charan Grover.”

Mohini, “apa yang akan kau katakana pada ayahmu kalau kau juga berada di penjara?” Charlie menghela nafas berat mendengar perkataan Mohini, “kau piker dia akan bangga padamu?” Tanya Mohini kemudian.

“ayah tidak dipenjara,” kata Charlie kemudian.

Tammy heran, “Manohar (ayah Charlie) tak dipenjara? Dimana dia?”




“ayah telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung. Namun, Grover telah membayar lebih pengacara ayah … member suap dengan bukti, dan ayah kalah dalam kasus itu. Mereka mengatakan … seorag pria bisa bertahan selama 4 minggu tanpa makanan, 4 hari tanpa air, mungkin 4 menit tanpa udara…. Tapi tanpa harapan? Bahka 4 detik itu mustahil!! Ayah menunjukkan banyak keberanian, Tammy! 24 jam kemudian …mereka menemukan mayatnya. Ia menemukan sepotong pisau, dan memotongnya sendiri, Tammy.”


Tammy sangat sedih mendengarnya, ia kemudia memeluk Charlie, “Charlie… manohar meninggal dan kau aru memberitahu kita hari ini?”

“aku ingin memberitahmu, tapi kupikir akan membuatu lemah. Kita masih harus menghancurkan Charan Grover. Dan untuk membalas dendam kau membutuhkan motivasi. Tak ada motivasi, tak ada kejahatan. Enar, Tammy?”

“kau bodoh telah dua kali lipat memotivasiku sekarang!” Tammy sangat geram. “tak ada yang bisa menyelamatkannya sekarang!”

Jag, “aku akan membunuhnya Charlie! Aku ingin…”



“jangan, jangan, jangan, Jag! Membunuh dia bukan solusi. Jika dia meninggal, dia tak akan tahu seberapa banyak ayah menderita. Dia harus mati setiap hari, disini… di penjara Dubai. Hukum disini sangat ketat. Mereka memotong tagan kalian untuk perampokan terkecil …kau tahua apa yang akan Grover terima, kalau ia tertangkap mencuri berlian ini? Mereka akan memotong anggota tubuhnya… dan masih tetap hidup. It akan menjadi hkuanya, dan itu … akan jadi keadilan.

Tammy, “rencana heat, Charlie! Itu sebuah rencana hebat.”

“ini bukan hanya perampokan untukku … ini seperti tugas memperingati untuk ayahku! Yang aku bantah sendiri selama 8 tahun. (Charlie mendongak ke atas) Jika ia sendiri mencoba untuk menghentikaku, aku … aku masih tak akan mengalah! Aku akan melakukan ini … dan jika kalian tak mau ikut, tak apa, aku akan melakukan ini sendirian.”

Tammy, “hei, hei, kau bodoh! Kita semua sendirian sejak 8 tahun! Kau punya kita bersama-sama untuk ini … dan sekarang kau berbicara soal sendirian lagi! aku tampar kau!”



Tammy yang hendak memukul Charlie, langsung dihentikan oleh Jag. Nandu berkata bahwa mereka tak akan membiarkannya sendiri. Kemudian Nandu mengajak mereka berangkulan.

Mohini, “akankah seseorang mau mengatakan padaku apa yang harus kulakukan?” kemudian Mohini diajak berpelukan.





Charlie sedang meneropong kedatang Grover yang datang dengan helicopter sambil membawa berlian. “berliannya ada di sini!”

Bersambung ke Part 5 ^^