Jumat, 14 Juni 2013

Sinopsis Nail Shop Paris Episode 7 Part 1





----------------------------------------------------------------------------------------


Kembali ke saat Alex yang masih shock bertanya kepada Yeo Joo,”Khung ah…. Kau seorang gadis?”

“Itu…. Aku minta maaf Key hyung”. Yeo Joo membungkuk minta maaf, berarti itu memang benar. “Jika kau mengatakan kepadaku untuk berhenti, aku akan berhenti besok,”

“Tidak, kau jangan berhenti. Siapa yang mengatakan kepadamu untuk berhenti?”

“Hyung?”

Key tiba2 memeluknya, membuat Yeo Joo terkejut,”cinta rahasia? Aku tidak mau lagi. Aku ingin melakukan ini (memeluk) bahkan sejak aku pikir kau adalah seorang laki2. Aku tidak peduli jika kau mempunyai perasaan pada Alex atau tidak”. Key mengakui perasaannya.

Yeo Joo yang awalnya diam mendengar pengakuan Key melepaskan pelukannya berteriak tak percaya,”Apa yang kau lakukan? Aku minta maaf aku telah berbohong kepadamu tapi lelucon ini terlalu jauh….”


“Ini bukan karena kau adalah seorang gadis, sialan. Aku juga berharap ini semua adalah lelucon. Tapi Khung ah…….. Aku menyukaimu. Kau membuatku gugup di sini (Alex memegang dadanya).”

“Aku minta maaf. Aku harus pergi,”Yeo Joo buru2 pamit.


Yeo Joo berlari keluar, tanpa menyadari keberadaan Alex di bawah tangga. Alex juga terkejut mengetahui Bunny yang dikenalnya adalah seorang gadis. Sedangkan Key di dalam terduduk dengan lemas, lalu berteriak frustasi.

Sampai di kamarnya Yeo Joo masih bingung dengan apa yang baru saja terjadi, tanpa memperdulikan SMS Ji Soo yang mengajaknya makan BBQ. Dengan lemas Yeo Joo duduk di tempat tidur, hanya bisa menghela nafas.

     -------------------------------------------------------------------------------------
Nail Shop Paris episode 7 part 1



Yeo Joo mengepel Paris dengan murung. Jin datang menyapanya, menanyakan kenapa dia tidak ikut makan BBQ. Melihat sikap Yeo Joo tak bersemangat menanggapi ceritanya Jin bertanya, apa ada yang salah?

Key tiba, langsung disapa oleh Jin. Yeo Joo yang melihatnya dengan gugup langsung pamit membersihkan tempat lain, lalu menyerahkan pelnya pada Jin tanpa memperdulikan pangglilan dari Jin. Hey, Bunny……..?

“Apa kau telah bertengkar dengan Bunny lagi?” Tanya Jin pada Alex.

“Hmm.”Jawab Alex singkat sambil berjalan pergi. Tapi Key berbalik pada Jin dengan canggung bertanya padanya,”Hey, Jin…. Bagaimana kau minta maaf pada seorang gadis?” (gemes banget melihat tingkah Key yang gugup)

“Yeoja?” Jin bingung mendengarnya.


Yeo Joo dipanggil ke ruangan Mi Rae. Di dalam dia melihat Alex juga ada di sana. Direktur menyerahkan aplikasi ujian menjadi seorang Nail Artist padanya. Menyuruh Yeo Joo jangan gugup karena baru pertama kali. Hanya lakakukan yang terbaik yang ia bisa. Alex hanya melihat Yeo Joo yang tak bersemangat.

Saat Yeo Joo menuruni tangga keluar dari ruangan Mi Rae. Tiba2 Alex memanggilnya. Bunny!. Yeo Joo berbalik. Sepertinya Alex ingin mengatakan sesuatu tentang semalam tapi mengurungkannya, hanya berkata menyuruh Yeo Joo belajar dengan keras untuk ujian.


Seorang nenek masuk ke Paris. Jin bertanya apa yang bisa ia bantu?. Nenek tak menjawab langsung menuju tempat botol cat, lalu mengambil botol yang berwarna pink sambil tertawa senang. Alex yang baru keluar bingung melihatnya, bertanya pada nenek,”Apa anda ingin warna ini pada kuku anda?”. Nenek mengiyakan dengan gembira. Alex menyuruh Yeo Joo membawa teh untuk nenek, lalu menyuruh nenek ke ruang bagian dalam. Key hanya memandang Jin yang juga merasa bingung.


Saat Yeo Joo menyajikan tehnya, nenek menatapnya sambil tersenyum berkata bahwa Yeo Joo adalah wanita muda yang sangat cantik. Tentu saja Yeo Joo langsung terkejut lalu menatap Alex takut ketahuan dengan cepat menyangkalnya. Tapi nenek tetap mengatakan bahwa dia adalah wanita yang cantik.

Alex mencairkan suasana dengan menyuruh nenek minum tehnya agar Relax. Saat nenek minum Alex melihat HP yang tergantung di leher si nenek. Dia minta kepada sang nenek untuk melihatnya sebentar.


Nenek langsung memberikannya. Di HP tersebut ternyata tertempel sebuah nomor, Alex menyuruh Yeo Joo menelephone nomor tersebut. Yeo Joo lalu pergi untuk menelephone. Kemudian Alex ingin melihat tangan nenek untuk mewarnai kukunya. Saat melihat kuku sang nenek Alex tapak terkejut.

Jin bertanya kepada Yeo Joo apa dia juga merasa sedikit aneh pada sang nenek. Mungkin dia hanya akting.... dan mengecat kuku dengan warna cerah di usianya? Apa yang kau pikir?. yeo Joo tampak berfikir, lalau menjawab bahwa nenek mengetahui aku adalah seorang perempuan dengan tepat. "Benarkah? wOo....." Jin tertawa mendengarnya.


Tiba2 seorang kakek masuk, si kakek berkata,"Aku mendapat panggilan dari sini beberapa menit yang lalu." Yeo Joo mengerti lalu menyuruhnya masuk menemui nenek Oh. Sampai di dalam kakek memanggil si nenek,"Oh Soon Young". Nenek senang melihatnya. Kakek yang bernama Eun Tae menemui nenek diikuti Jin dan Yeo Joo. Nenek Oh memperlihatkan kukunya yang telah dicat dengan sangat senang.

Kakek :"Tapi kamu tidak boleh pergi tanpa mengatakan kepadaku. Jika kamu ingin pergi kemanapun lain kali, tolong katkan kepadaku jadi aku bisa datang denganmu. Mengerti". Nenek mengiyakan.

Alex meminta Jin untuk menyelesaikan mengecat kuku yang satunya, lalu meminta sang Kakek berbicara dengannya sebentar.


Saat kakek dan Alex pergi. Nenek yang melihat Jin kemudian berkata bahwa dia juga wanita yang cantik. Jin bengong dn menyangkalnya, dia adalah seorang laki2. Tapi tetap saja nenek bilang  dia adalah wanita yang cantik. heheheh Yeo Joo hanya tertawa mendengarnya, lalu pergi.


Saat Yeo joo akan keluar, Key masuk. Mereka terlihat canggung apalagi Yeo Joo, dia langsung berjalan keluar. Key hanya bisa melihat kepergiannya.


Alex dan kakek Eun Tae berbicara di luar, kakek minta maaf,"Kau mungkin tidak ingin seseorang yang tua seperti kita datang ke tempat seperti ini." Alex menyangkalnya, Alex berpendapat nenek sepertinya kurang sehat. Kakek menjawab bahwa sang nenek sehat beberapa hari yang lalu.

Kakek :"Aku berfikir dia menderita sakit Alzheimer. Dia banyak lupa akhir2 ini. Dia segalanya yang aku punya dalam hidupku. Ketika aku mendengar dia menghilang, aku merasa sangat putus asa dan takut. Kau lihat dia memakai HP di lehernya, kan?Dalam HP nya, nomorku dalam panggilan cepat 1 sampai 9 (jadi semua nomor akan memanggil ke HP kakek). Jadi jika dia datang ke sini lagi, tolong hubungi aku."Alex tersenyum mendengarnya dan menyanggupinya.

Yeo Joo dan Jin keluar bersama menuruni tangga. Jin berkata,"Bukankan pasangan tua sangat bagus? Aku tidak percaya mereka masih bisa mempunyai cinta yang cantik pada usia itu. Lihatlah aku. Aku akan menjadi seperti pasangan kekasih dengan Ji Soo." Yeo Joo berkata bahwa dia hanya berharap jin tidak disakiti oleh Ji Soo. Jin menyangkal bahwa Ji Soo tidak menyakiti.


Saat tiba di bawah tangga mereka bertemu Key dan Alex. Jin menyadari sikap Yeo Joo berubah aneh saat bertemu dengan Key . Alex yang tau penyebabnya mengajak mereka semua minum. Jin langsung mengangguk setuju. Tapi Yeo joo langsung menolak dengan alasan akan mempersiapkan diri untuk ujian. Alex melihat kepergian Yeo joo lalu melihat ke arah Key yang hanya diam saja.


Ji Soo yang baru pulang kerja terkejut melihat Yeo Joo duduk di depan laptopnya, langsung bertanya apa yang terjadi. Karena Yeo Joo tidak bekerja menulis novelnya beberapa hari ini. Yeo Joo hanya menjawab bahwa di tidak ingin melakukannya. Lalu Ji Soo berkata bahawa dia mendengar Yeo Joo punya ujian besok. Tidakkah ia belajar?. Yeo Joo hanya diam saja tak menjawab. 


Ji Soo mendekat, kemudian bertanya sesuatu telah terjadi antara kau dan Key, kan?. Yeo Joo terkejut darimana Ji Soo bisa Tau (dari mana lagi kalau bukan dari Jin. Yeah..). 

Ji Soo,"Aku mengetahuinya. Apakah dia mulai memanggilmu Kacang Buruk atau sesuatu? Atau apakah dia meneriakimu untuk tidak bekerja keras?" Yeo Joo memejamkan matanya lalu menyangkalnya dan menyuruh Ji Soo pergi karena mengganggunya. Dia ingin mengerjakan novelnya. Ji Soo langsung menghubungi Jin, bahwa bukan yang seperti Jin katakan. Lalu apa? (Benarkan dari Jin informasunya,,,,,). Yeo Joo yang melihatnya mengatakan bahwa mereka seperti anak di sekolah TK.

Yeo Joo mulai melanjutkan mengetik novel


Ahjussi melepas kaca mata Key yang telah terikat di kursi. Ahjussi melepas rambut palsunya, lalu bertanya pada Key Apa yang dia katakan, Dia (Yeo Joo) harus berhati-hati dengan laki2 (Alex) itu?

Key :"Laki2 itu kapten dari pemburu yang ingin membunuhmu dan semua Gumiho in dunia." 

Yeo Joo tidak percaya mendengarnya. Itu tidak mungkin. Ahjussi mengisyaratkan agar Yeo Joo diam. Alex bertanya dengan melihat ke arah Yeo Joo,"Lalu kenapa sticker itu bisa jatuh di parking? (saat menemukan Key Yeo Joo melihat benda kecil berksinar). " 


Yeo Joo melihat kukunya yang tertempel sticker (apa ya namanya?).Ahjussi bertanya kenapa Key mengatakannya kepada mereka?.

Key :"Seperti kau yang lahir menjadi Gumiho. Pemburu juga lahir menjadi pemburu. Ini bukan seperti mereka bisa berhenti menjadi seorang pemburu jika mereka mau. Tapi aku berbeda. Aku disewa mereka untuk membunuh Gumiho."

"Kemudian kenapa kau mencoba untuk menolong kami sekarang?"tanya Yeo Joo yang masih tidak percaya. Key langsung menjawab, itu karena Yeo Joo dalam bahaya. "Aku telah mengikutimu berhari-hari. Dan itu membuatku ingin menolongmu."

Tiba2 ahjussi merasakan sakit pada perutnya yang tertembak. Dia menyuruh Yeo Joo untuk menyelidiki Alex. Yeo Joo ingin menolak tapi Ahjussi berkata ini tentang hidup mati Gumiho lalu berdiri berjalan pergi. 

Key berkata dia mengerti Yeo Joo ingin mempercayai Alex. Tapi alasan dia mendekatimu adalah untuk membunuh semua Gumiho di dunia.


Yeo Joo tidak tahan mendengarnya, dengan cepat mengarahkan pisau ke leher Alex, menyuruhnya diam. Alex melanjutkan bahwa banyak Gumiho yang terbunuh. sahabatmu baikmu juga telah tebunuh. Kau pikir ini sebuah kebetulan?. Yeo Joo terdiam perlahan-lahan menjauhkan pisaunya dari leher Key.

Key :"Kau bisa menggunakanku. Pertarungan ini tidak akan selesai kecuali kau atau dia yang mati."


Tiba2 ada suara Ji Soo yang mengatakan ceritanya sudah terlalu jauh. Yeo Joo tentu saja kaget lalu melihat ke arahnya. Ji Soo bertanya apa Alex benar2 pemburu?. Yeo Joo bertanya apa dia tidak membaca novelnya?. Dengan gugup Ji Soo minta maaf karena di terlalu sibuk bekencan dengan Jin. Hadeh........... Yeo Joo tidak peduli, tapi Ji Soo penasasaran dan bertanya apa yang terjadi selanjutnya (cerita dalam novel Yeo Joo). Yeo Joo berteriak tidak akan memberitahunya.


Key di tangga tampaknya ia menunggu Yeo Joo, dan akhirnya Yeo Joo datang. Yeo Joo berjalan ingin lewat tapi tangannya ditahan.

Key :"Apa kau mencoba membuatku gila? Kenapa kau menghindariku?" Yeo joo melepaskan tangannya dari Key menyangkal kapan dia menghindariya?."Kapan?Kau terus menerus melakukannya dan menghindari kontak mata. Kau melihatku seperti aku adalah seorang gangster atau sesuatu." Jawab key.


Seperti biasa Jin datang tiba2 bertanya apa yang mereka lakukan. Key mengajak Yeo Joo berbicara lain waktu, lalu berjalan masuk. Jin bertanya pada Yeo Joo apa yang telah terjadi. Yeo Joo menjawab tidak ada apa2, lalu berjalan masuk. Jin bingung apa yang salah dengan mereka?


Yeo Joo bekerja seperti biasa , tiba2 Key berteriak mearahinya karena tidak mengisi semua botol kosong di kotak hiasan . Yeo Joo kaget dan langsung meberikan botol yang masih penuh, tapi tetap saja dimarahi oleh Key. (Sepertinya Key berusaha bersikap seperti biasanya)


Tiba2 kakek Eun Tae masuk dengan panik. Yeo Joo menghampirinya. Kakek bertanya apa nenek Soon Young datang kesini. Alex bertanya apa yang terjadi. Kakek menceritakan bahwa nenek menghilang lagi ketika kakek sedang bekerja. Alex menyuruh Yeo Joo dan Jin keluar membantu kakek mencarinya.


Dengan bekal foto Jin, Yeo Joo, dan kakek berpencar mencarinya di setiap tempat, menanyakan kepada orang2 yang mereka temui. Pada akhirnya mereka tak menemukan keberadaan nenek.

Kembali ke Paris kakek terduduk lemas menyalahkan dirinya karena meninggalkan nenek sendirian. Alex kemudian menyuruh Yeo Joo menelephone 911 dan tanya jika ada pasien seperti nyonya Oh datang ke rumah sakit hari ini. Kakek tanya kenapa memanggil 911?. Alex menjelaskan kemungkinan nyonya Oh tidak mempunyai penyakit Alzhaeimer. Kakek tidak mengerti.


Lalu Alex melanjutkan bahwa dia merasa ada sesuatu yang aneh ketika ia mengececk kuku nenek jadi dia membuatkannya gambar Pentagon (bangun segilima). Nenek tidak bisa menggambarnya dengan benar. Kakek tetap tidak menegrti maksud Alex. Alex menjelaskan nenek mungkin terkena 'Cerebral Infarction'. Jika dia mengalaminya, itu akan menghentikan pembuluh mikronya. Jika pembuluh mikronya meledak............ itu mungkin buruk baginya untuk bangun.


Akhirnya mereka menemukan nenek di rumah sakit. Kakek ke RS bersama Alex dan Yeo Joo. Ternyata bener perkataan Alex bahwa nenek terkena 'Celebral Infarction'. Dokter berkata jika tidak menanganinya dengan cepat, itu bisa menjadi sangat berbahaya. Akan baik jika kita bisa melakukan operasi segera. Tapi untuk itu, perlu ijin dari keluarga pasien. Siapa dari kalian................? Alex dan Yeo Joo memandang ke arah kakek. 

Kakek menunduk, berkata bahwa sebenarnya dia bukan salah satu keluarganya....... Tentu saja Alex dan Yeo Joo terkejut kakek yang dikiranya suami nenek bukan salah satu keluarganya.


Tiba2 ketiga anak nenek masuk dengan khawatir, salah satu dari mereka bertanya apa yang telah terjadi. Saat melihat kakek dia bertanya apa yang dilakukan kakek di sini dengan marah. Yeo Joo ingin marah tapi ditahan oleh Alex. Kakek benar2 minta maaf. Laki2 yang marah tadi mengancam kakek apabila terjadi sesuatu dengan nenek.


Kakek berada di Paris menceritakan apa yang sebenarnya terjadi,"Ini memalukan untuk mengatakan kepada kalian bahwa orang tua ini berkencan.........." Jin menyangkal, karena kakek dan nenek sangat bagus bersana. Dia menjadi sangat menggemari mereka. Kakek berterimakasih Jin mengatakan hal itu.

Kakek :"Aku melihatnya (nenek) di departement kesehatan. Aku mendengar nama istriku yang sudah meninggal"

Flashback


Nenek duduk di dekat kakek. Seorang perawat memanggil nama nenek, nyonya Oh Soon Young. Kakek terkejut mendengarnya, lalu menoleh ke arah nenek.


"Aku merasa sangat bersalah tidak menjadi suami yang baik pada istriku yang telah meninggal. Tapi dia (nenek) wajah dan perilakunya sama seperti almarhum istriku. Mungkin ini kenapa. Aku melakukan segalanya untuk Soon Young yang aku tidak bisa lakukan untuk almarhum istriku."


Kakek dan nenek menemui ketiga anak nenek di sebuah kafe/restoran. Untuk mengiijinkan mereka menikah. 
Tapi anak laki2 yang suka marah2 menganggap kakek mencoba menipu mereka untuk mendapatkan uang mereka. Kakek menyangkalnya, bahkan kakek berjanji akan menulis surat kontrak bahwa dia tidak akan mengambil uang nenek. Kakek tidak tertarik degan uang.

Anak laki2 itu juga memarahi nenek, apa nenek tidak malu berkencan pada usia seperti ini? Semua anak2 nenek tidak akan menyetujui pernikahan mereka, kemudian membawa nenek pergi dari kafe itu meninggalkan si kakek. Nenek sempat menoleh ke arah kakek dengan sedih, anak perempuannya menggandeng nenek untuk segera pergi.

flashback end


Jin berkata mereka sangat keterlaluan! Mereka hanya tidak ingin membagi harta warisannya. Kakek menyangkalnya. Yeo Joo bertaruh mereka  sering tidak datang melihat ibu mereka lalu menyuruh kakek dan nenek mengabaikan mereka dan lakukan yang ingin dilakukan. Kakek tidak bisa melakukakan itu.

Kakek :"Tidak ada orang tua yang ingin merugikan atau mempermalukan anak2 mereka"

Mi Rae bertanya bagaimana nyonya Oh?. Alex menjawab bahwa nenek sedang mendapat perawatan tapi mereka tidak yakin. Key menyahut masalah yang lebih besar adalah karena anak2 bodoh itu, dia (kakek) tidak bisa bertemu nyonya Oh. Kakek tidak mempermasalahkannya asalakan nenek baik2 saja. Tapi satu yang dikhawatirkannya bahwa sekarang dia tidak bisa mewujudkan janji mereka. 


Yeo joo bertanya janji apa?. Kakek menjawab bahwa di ulang tahunnya nenek......... mereka berjanji untuk pergi kesini (kakek memberikan sebuah photo kepada Mi Rae. Nnenek ingin pergi ke sana sangat menyedihkan bahwa nenek memotongnya dari sebuh majalah.

Mi Rae berkata bahwa mereka akan membantu mewujudkannya. "Apa yang kaupikirkan, Alex? Kita bisa menolong mereka, kan?," tanya Mi Rae pada Alex. Alex tidak yakin jika bisa membawanya pada saat ulang tahunnya tapi kita akan membawa mereka berdua kesana dengan pasti. Kakek sangat berterima kasih pada mereka semua.


Jin dan Yeo Joo masuk ke ruang loker, sudah ada Key yang sedang duduk di atas meja, mungkin sedang menunggu Yeo joo karena Key langsung menghampirinya untuk mengajaknya berbicara. Key akan menunggunya di bar, dan Key melirik ke arah Jin menyuruhnya (Yeo Joo) datang sendiri. Kemudian Key berjalan pergi. Yeo Joo hanya bisa menghela nafas bersandar di lokernya. Jin bertanya apa yang salah dengan mereka.

Akhirnya selesai juga, maaf kalau ada yang tak dimengerti atau ada salah2 ketik^_^




1 komentar: