Selasa, 13 Agustus 2013

[Sinopsis J-Drama] Yamada-kun to Nananin no Majo Episode 1 Part 1




Yamada-kun to Nananin no Majo (山田くんと7人の魔女)
Judul lain         : Yamada-kun to 7-nin no Majo, Yamada-kun and Seven Witches
Genre              : Komedi, Misteri
Tayang            : Mulai Sabtu, 10 Agustus 2013
Jam                  : 23.10 kts
Station             : FujiTv


Pemain            :
Yamamoto Yusuke sbg Yamada Ryu
Nishiuchi Mariya sbg Shiraishi Urara

Synopsis          :
Dorama ini merupakan adaptasi dari manga dengan judul yang sama karya Yoshikawa Miki. Berkisah tentang Yamada Ryu (Yamamoto Yusuke), siswa yang terkenal sebagai pembuat onar dan bodoh. Tiba2 ia bertukar tubuh dengan siswi top, cool, dan pintar di sekolahnya, Shiraishi Urara (Nishiuchi Mariya). Ryu dan Urara menemukan fakta bahwa mereka dapat kembali tertukar badan dengan berciuman. Kejadian itu adalah ulah dari 7 penyihir di sekolah mereka. Agar kembai normal mereka harus menemukan ke-7 penyihir tersebut.

Gara2 Yamamoto Yusuke aku tertarik dengan dorama ini. Menurutku dorama atau film yang dimainkan Yusuke bagus2. Dan ia juga salah satu idolaku. Hehehe …



Episode 1 Part 1

Ryu : Sebuah suasana cinta yang murni dan romantic dari awal …


Adegan dibuka dengan muda mudi yang sedang berciuman di lantai bawah tangga.

Kau mungkin berfikir, tapi itu bukan keadaan yang sebenarnya. Ini adalah akibat dari sebuah kecelakaan … Bagaimanapun, itu semua dimulai dengan … Biarkan aku kembali untuk menjelaskan.




Kembali sebelum kejadian ciuman. Ryu sedang dimarahi guru karena nilainya yang terjelek. Dengan malas Ryu hanya menjawab bahwa ia tak punya motivasi. Pak guru menyuruhnya menemukan motivasi dengan cepat, karena Ryu kemungkinan tak naik kelas. Di sekolah ini, siapa yang tak naik akan langsung diusir. Ryu sangat terkejut mendengarnya.




Di dalam kelas, Ryu ditertawakan semua siswa di kelasnya dan dimarahi habis2an oleh gurunya. Karena tak bisa membaca bahasa Inggris. Berbeda dengan teman sekelasnya, Urara, dia dengan lancar membacanya.




Saat berjalan di lorong Ryu ditertawakan oleh seluruh siswa yang dilewatinya. Dia dengan tak bersemangat duduk di samping bawah kursi panjang sambil bersender.

Mengharapkan sebuah yang menarik, kehidupan sekolah seperti kartun, aku sudah siap dikeluarkan lebih dari setahun di sekolah lanjutan ini. Tapi aku tidak bisa tumbuh untuk menyukainya, setiap hari menjadi sakit di dalam leher.



Saat akan kembali ke kelas, Ryu melihat Urara yang berjalan menaiki tangga. Dengan kesal Ryu berlari menaiki tangga mendahului Urara. Beberapa langkah di depan Urara, dia menengok ke belakang. Saat Urara menatapnya, Ryu dengan kesal melanjutkan langkahnya. Tapi saat melangkah, kakinya tergelincir hingga Ryu terjatuh menimpa Urara.

Sampai kejadian ini …




Ryu yang berada dalam tubuh Urara terbangun di ruang UKS setelah inseden di tangga. Ia keluar UKS untuk buang air kecil, ia masuk ke toilet pria. Siswa yang melihat Urara (Ryu) masuk langsung keluar. Ryu yang belum sadar tubuhnya telah tertukar hanya memandang mereka dengan heran.





Saat akan membuka resleting, Ryu terkejut dengan tubuhnya. Ia menuju kaca, terlihatlah wajah Urara. Tentu saja Ryu terkejut.






Dengan membuat wajah lucu, Ryu meyakinkan dirinya bahwa itu benar2 dirinya tapi dengan tubuh Urara. Lalu dia ingat jika ia dalam tubuh Urara, jadi tubuhnya ada di ….



Dengan sekuat tenaga Urara (Ryu) berlari ke kelas. Saat mengintip ke kelas, ia melihat Urara dalam tubuhnya sedang mengerjakan soal di papan tulis. Semua siswa juga guru yang melihat Ryu (Urara) terkejut karena Ryu bisa menjawab soal tersebut dengan benar.

Note : U=Urara, R=Ryu
Ryu (U) = Untuk tubuh Ryu tapi di dalamnya/rohnya adalah Urara, dan sebaliknya
Urara (R) = Untuk tubuh Urara tapi di dlamnya adalah Ryu



Ryu (U) mengerjakan soal di papan tulis dengan jari kelingking berdiri seperti cewek. Saat berjalan menuju bangkunya, dia berjalan dengan aneh.



Urara (R) dengan kesal mendatangi Ryu (U) di bangkunya. Dia menarik paksa Ryu (U) keluar dari kelas.



Dengan kesal Urara (R) menyeret Ryu (U) menuju atap. Ryu (U) hanya menanggapinya dengan santai.
Urara (R) : “Apa yang harus kita lakukan?”

Ryu (U) : “Maksudmu?”

“Maksudku, kita telah tertukar, kan?”

“Sepertinya seperti itu.” Jawab Ryu (U) dengan santai, sambil tetap membaca buku yang ia bawa.

“Sepertinya seperti itu? Apakah kau mengerti situasi?”

“Sebagian besar.”

Urara (R) frustasi,”Ah, apa yang harus kita lakukan? Bagaimana bisa kita tertukar kembali?”


Dengan tetap focus pada bukunya, Ryu (U) menjawab,”Aku tahu jawaban untuk itu.”

Urara (R) terkejut mendengarnya,”Huh? Bagaimana?”

Ryu (U) menutup bukunya memandang Urara (R). Urara (R) tak sabar menyuruhnya mengatakan caranya. Ryu (U) berkata dengan santai,”Kita menjadi seperti ini setelah jatuh dari tangga, jadi kita hanya melakukan hal sama lagi, kan?”. 



Urara (R) tersenyum senang, ia dengan semangat menggandeng tangan Ryu (U) mengajak jatuh dari tangga lagi, sekarang.

Ryu (U) tidak mau, ia tidak ingin pingsan dan kehilangan kelas lagi. Ia menyuruh sabar sampai sekolah selesai. Dan juga semua ini adalah salah Ryu (yang terjatuh menimpanya di tangga). Lalu Ryu (U) berjalan pergi kembali ke kelas.


Urara (R) hanya bisa melihat kepergian Ryu (U). Dia melihat cara jalan Ryu (U) yang aneh. (kalau di komik, Ryu (U) menjelaskan bahwa ia tidak nyaman dengan benda di antara kakinya. ^_^)


Urara (R) berjalan ngangkang di lorong dengan menggerutu kesal, ia bingung apa yang harus ia lakukan.





Urara (R) masuk ke kamar mandi cewek. Ia tersenyum senang. Ia melihat dalam baju Urara. Lalu berteriak kesenangan. Cewek yang berada di luar kamar mandi heran karena mendengar teriakan Urara.


Saat menaiki tangga Urara (R) melihat ada cowok yang mengitip roknya. Ia lupa jika ia dalam tubuh Urara, jadi jalannya tetap ngangkang.




Ada siswa yang meminta Urara (R) menjadi model lukisannya, walau kesal Urara (R) tak bisa menolaknya.





Tiba2 siswa itu menghampiri Urara (R), tangannya akan menyentuh dada Urara (R). Karena tak tahan Urara (R) menendang selangkangan siswa tersebut. berteriak bahwa itu tak masalah untuk pelecehan sexual. Lau erjaan keluar ruang seni dengan kesal.


Saat di luar ada siswi yang memanggilnya. Urara (R) mengenalinya, dia adalah Sasaki. Sasaki megajak Urara (R) makan siang.





Saat Urara (R) membuka bekalnya. Ia melihat bahwa bekalnya acak2kan. Sasaki dan teman2nya hanya menahan tawa melihatnya. Urara (R) tak mengerti menatap mereka dengan heran.




Setelah makan siang, Urara (R) membuka loker Urara. Saat dibuka banyak sampah dan coretan di dalamnya. Saat melihat buku Urara ada tulisan. Sampah. Mati!! Menghilang!!



Sasaki dkk tertawa melihatnya. Urara (R) menatap mereka dengan tajam. Dia mengerti bahwa merekalah yang melakukannya.



Urara (R) dan Ryu (U) ketemuan di atap. Urara (R) berkata pada Ryu (U) yang sedang membaca buku, dengan kesal ia curhat bagaimana ada gadis2 (Sasaki dkk) yang mengerikan seperti itu. Mereka berlaku seperti teman baik, tapi jauh di dalamnya semua hanya kotor. Urara (R) menyuruh Ryu (U) mengAtakan padanya bahwa ia telah di bullied. Itu melelahkannya.



Ryu (U) menutup bukunya, lalu berjalan pergi. Dia ingin ke tangga, mengajak bertukar kembali. Karena ia merasa bersalah meminta maaf telah menyebabkan Urara (R) dalam masalah.

Urara (R) tak mempermasalahkannya. Karena itu bukan salahnya,”Aku pikir kau hanya siswa terhormat yang membosankan, tapi aku menyadari setelah kita tertukar, itu cukup berat bagimu.”Urara (R) menghela nafas, lalu mengajak mereka bertukar kembali setelah sekolah. Dia akan pergi dan membuat Sasaki tidak akan mengganggu Urara lagi.

Ryu (U) berteriak melarangnya. Ini adalah (masalah) antara gadis2. Laki2 tidak bisa mengganggu di dalamnya. Itu tidak masah baginya. Mudah untuk konsentrasi saat belajar ketika kau sendiri. Setelah mengatakan itu Ryu berjalan pergi.


Ternyata Sasaki melihat mereka dari dalam kelas.




Sasaki dkk bertemu Urara (R) di belakang sekolah.

Sasaki :”Apa yang kau katakana pada Yamada di atap? Kau adalah gadis cantik yang jahat untuk memohon dalam tangisan bagi laki2.” Sasaki mendorong Urara (R) ke tanah,”Tapi aku pikir kau akan berhenti membuat Yamada pendukungmu. Tidak ada yang akan percaya apa yang gangguan lambat itu katakan. Lagi pula, tidak peduli bagaimana lambatnya dia, itu mudah untuk memperkirakan apa yang akan terjadi jika ia mencoba untuk menyentuh gadis sepertiku.” Setelah mengatakan itu Sasaki mengajak teman2nya pergi.



Urara (R) :”Aku tidak memintanya kau tahu. Aku bisa membereskan ini sendiri.”Urara (R) berdiri dengan marah. LaLu berLari bersiap meninju Sasaki dkk.



Tiba2 Ryo (U) menghalangi Urara (R) melarang melakukannya. Karena Ryu (U) datang tiba2 Urara (R) tak bisa menghentikan langkahnya.







Urara (R) tak sengaja meninju Urara (R) hingga terdorong ke belakang.




Urara (R) berjalan dengan kesal menghampirinya, ia tak bermaksud meninjunya kau tahu. Ryo (U) yang sakit memegangi pipinya menyalahkan Urara (R) karena meninjunya dengan keras. Urara (R) tak mau disalahkan, ia tidak bisa berhenti secara tiba2!.




Ryu (Urara) berdiri dengan kesal, dia sudah menyuruh Urara (R) tidak melakukannya. Sasaki dkk yang melihat mereka bertengkar lari ketakutan, mungkin takut akan di hajar Urara (R). Urara (R) dan Ryu (U) hanya bengong melihat kepergian mereka.




Urara (R) dan Ryu (U) berdiri di atas tangga.

Urara (R) :”Dengan ini kita akhirnya bisa bertukar kembali.”

Ryu (U) :”Aku pikir begitu.”

Tapi masih saja, ini adaah hari yang paling buruk.”

“Sama di sini.”

“Apa?”


“Tapi aku menyadari. Aku pikir ‘hukumanmu benar’ ketika aku melihat Sasaki berlari.” Ryu (U) melihat kearah Urara (R) sambil tersenyum,”Terima kasih.” Urara (R) hanya tersenyum, mengangguk.




Urara (R) dan Ryu (U) berpelukan bersiap-siap terjun dari tangga. Dengan yakin mereka mulai terjun.






Tapi, saat di bawah Urara (R) terkejut karena mereka tak kembali bertukar. Ia menggandeng tangan Ryu (U) untuk mengulanginya lagi. Hingga 3 kai jatuh mereka tka juga tertukar. Mungkin ada yang salah …





Ryu (U) :”Ada sesuatu yang kita belum coba.” Urara (R) langsung antusias memegang kerah Ryu (U) agar cepat mengatakannya. Dengan terengah-engah Ryu (U) menjawab,”Kita berciuman ketika jatuh dari tangga, kan?”



Urara (R) yang terkejut langsung menjauh dari Ryu (U).


Ryu (U) menyalahkan Ryu karena jatuh menimpanya. Ia meminta mereka mencoba untuk berciuman. Karena mencoba jatuh dari tangga akan membuang-buang waktu saja.





Ryu (U) mulai mendekat kearah Urara (R) yang gugup. (kok menurutku terbalik biasanya yang nafsu cowoknya, tapi ini terlihat yang bernafsu adalah Urara. Jadi ingat Secret Garden)







Setelah berciuman, akhirnya jiwa mereka kembali. Ryu sangat senang, sedangkan Urara hanya tersenyum. Ryu bengong dengan reaksi Urara yang tampak biasa. Urara pamit kembali ke kalas, Ryu heran, bagaimana bisa Urara baik2 saja setelah menciumnya? 


1 komentar: