Sabtu, 31 Agustus 2013

[Sinopsis K-Drama] Who Are You? Episode 9 Part 2



PART 2


Shi On dan Gun Woo menunggu kedatangan Young Gul di dalam mobil. Shi On berkata dengan heran bagaimana bisa Tuan Wang tahu Detective Lee Hyung Joon. Gun Woo juga heran dan juga Tuan Wang beratanya soal keberadaannya. Shi On menghela nafas, kemanapun mereka pergi, mereka mendengar tentang Detective Lee Hyung Joon.


Kemudian mereka melihat Young Gul masuk ke dalam rumah. Buru2 mereka keluar dari mobil mengikutinya masuk ke dalam rumah. Dengan cepat Gun Woo dapat melumpuhkan Young Gu. Shi On melihat banyak HP yang berserakan. Young Gul berusaha melepaskan diri dari Gun Woo. Kemudian Shi On melihat kemunculan hantu teman Young Gul, Yang Boem. Tampak hantu Yang Boem menangis menatap ke arah temannya itu.


Flashback
Yang Boem berbicara dengan Young Gul di restoran tuan Wang. Ia memperlihatkan sebuah Smart Phone padanya.
Yang Boem :”Majikanmu, Presiden dari perusahaan perdagangan … kau tahu dia adalah seorang penyelundup, kan?” Young Gul mengiyakan,”Ini adalah Ponsel Presiden, di sana ada catatan perusahaan, koneksi, dan semuanya di sini.”Young Gul bertanya apa rencana temannya tersebut,”Young Gul, itu hanya akan terjadi sebentar. Ayo lakukan ini sekali saja, dan lari pulang tanpa melihat belakang.” Yung Gul menolaknya,”Apa kau berfikir tentang keluargamu? Kau tidak ingin kembali ke kampung halamanmu?” Yang Boem memperlihatkan foto Yung Gul bersama keluarganya, Young Gul tampak bimbang. 


Tanpa mereka sadari, Tuan Wang memperhatikan mereka dari jauh.


Malam harinya, Yang Boem janjian dengan seseorang yang botak berbaju hitam2 untuk menukarkan Smart Phone dengan uang. Sedangkan Young Gul bersembunyi di balik tembok memperhatikan mereka. 


Tapi setelah menerima Smart Phore pria botak tersebut menusuk Yang Boem. Young Gul yang melihatnya langsung berlari memanggil temannya, kemudian memukul si pria botak sampai tersungkur ke jalan. Si pria botak berteriak pada teman2 untuk menangkap mereka.

Young Gul melarikan diri sambil memapah Yang Boem yang terluka. Yang Boem menyuruh agar mereka berpencar agar mereka tak tertangkap. Kemudian adegan seperti yang terjadi di awal. Yang Boem berlari dengan membawa Smart Phone bersamanya.

Flashback End


Young Gul : “Susunan laporan penyelundupan kami, jurnal penyelundupan, koneksi di Korea, dan orang dibelakang kami, pegawai Negeri Korea. Polisi Korea juga menolong kami.”
Shi On : “Apa nama perusahaan temanmu bekerja?”
Young Gul : “Kami tidak tahu nama perusahaan. Sejak 6thn lalu, sebuah kapal yang disebut ‘Cheong Do’ … dia berdagang di kapal.”


Flashback

2007.7.22.    22:47 PM

6thn lalu, Hyung Joon melihat sebuah mobil yang kosong terletak di dekat dermaga kapal. Kemudian ia menghubungi seseorang melalui walky talky,”Sunbae nim, kapal ‘Cheong Do’ datang pagi ini … ada seseorang di atas kapal mengirim sinyal dengan lampu.”

“Apa yang kau katakana?” Jawab orang di seberang.

Hyung Joon :”Aku pikir aku butuh pergi dan memeriksa orang di dalam.”

“Tugas jaga kita sudah berakhir. Kenapa kau membuat pekerjaan lebih bagi kita?”Terdengar nada kesal dari jawaban orang tersebut.

Flashback End


Hyung Joon sedang memperhatikan ketua Choi menelephone.
Ketua Choi : “Ada apa di sana?”

“Data tempat pengambilan transaksi, jumlah simpanan uang, daftar anggota kita … itu semua disana.” Jawab orang diseberang.

Ketua Choi tampak marah, “Lakukan apapun untuk mendapatkannya! Lakukan apapun!” Kemudian menutup telephone sambil memegang kepalanya yang pusing memikirkannya.

Hyung Joon menatap dengan kemarahan kea rah ketua Choi, berkata dalam hati, “Itu tidak akan terjadi sesuai keinginanmu. Aku … akan membuka semuanya. ”


Shi On dan Gun Woo keluar dari rumah Young Gul sambil membawa serta Smart Phone yang rusak itu. Shi On menjawab bahwa mereka butuh mengembalikan data bagaimanapun juga. Gun Woo berkata sambil melihat Smart Phone di tangannya, “Ada daftar penyelundup China dan polisi Korea yang kotor di dalam sini.”

Tiba2 mereka melihat ada beberapa orang berbaju hitam muncul, mereka buru2 lari dari kejaran orang2 tersebut.


Gun Woo berusaha menghadang orang2 tersebut, menyuruh Shi On lari. Shi On lari menuju atap sebuah gedung ada beberapa penjahat yang mengejarnya. Sampai di atap, Shi On mengambil sebuah kayu yang berada di sana. Ia memukul ketiga penjahat yang mengejarnya. Kemudian Gun Woo datang menghampirinya. Terjadilah perkelahian diantara mereka.


Tapi Shi On kalah kuat, ia terkena pukulan sampai terjatuh ke tana. Gun Woo yang melihatnya langsung melindunginya saat Shi On akan dipukul dengan kayu. Pukulan tersebut mengenai punggung Gun Woo. Tepat saat itu terdengar sirine polisi. Para penjahat langsung melarikan diri.

Shi On bertanya, apa Gun Woo baik2 saja? Sambil mengernyit, Gun Woo menjawab apa ini terlihat baik2 saja bagimu? Melihat bagaimana kau bericara, kau terlihat baik2 saja, jawab Shi On. Gun Woo meninggikan suaranya, ia berkata bahwa ia tak baik2 saja. Shi On tersenyum mendengar jawaban Gun Woo. kenapa kau tersenyum? Tanya Gun Woo yang kesal. Shi On minta maaf …



Para polisi datang dipimpin oleh ketua Choi. Ia menghampiri Shi On dan Gun Woo untuk menanyakan keadaan mereka. Shi On mengingat tetang HP yang didapat dari Young Gul, Gun Woo mengambilnya dari saku celananya lalu memberikannya pada Shi On. Shi On menghela nafas tenang karena HPnya masih ada. Pandangan arah ketua Choi tertuju pada HP yang dipegang Shi On.


Malam harinya, Gun Woo mengantar Shi On pulang. Ia berniat memberikan HP tersebut pada ketua Choi. Buru2 Shi On meminta HP itu, ia mengusulkan agar mereka melihat isi di dalamnya dulu. Jika mereka menemukan sesuatu baru diserahkan pada ketua Choi. Kemudian ia mengalihkan pembicaraan soal penugasan kembali Gun Woo ke regu Investigasi Spesial. Ia menyuruh agar Gun Woo melakukan dengan baik, karena itu adalah yang diinginkan Gun Woo.


Gun Woo menjawab bahwa ia belum menyelesaikan masa percobaannya dan juga ia harus mengajari Seong Chan dan Seung Ha. Kemudaina Shi On menyuruh Gun Woo tidak mengawatirkan hal itu. Tidak ada orang yang akan menahan Gun Woo pergi. Gun Woo menyangkal bahwa pekerjaan tidak bisa boroperasi tanpanya. Shi On tersenyum mendengar perkataan Gun Woo, kemudian menyuruh Gun Woo pulang. Gun Woo bergumam saat Shi On sudah masuk rumah, kenapa banyak yang ia pikirkan?


Esok harinya, Gun Woo bertanya pada Seong Chan mengenai kata2 yang diberikannya dan bagaimana bisa mengenal Tuan Wang di Chinatown? Seong Chan menjawab bahwa Hee Bin mengatakan padanya Tuan Wang adalah seorang pelanggan tetapnya. Dan kata ‘di bulan Juli dan Agustus, abalone enak’ adalah kata sandi untuk digunakan ketika menghubungi pelanggan. Sejak menjadi konsultan pribadi. Gun Woo tak curiga kemudian ia bertanya soal Shi On.  Ketuanya itu pulang cepat hari ini, jawab Seong Chan.



Ternyata Shi On menemui sunbaenya di kepolisian. Mereka berbicara di luar kantor. Shi On bertanya soal Hyung Joon karena ia sepertinya pernah bertemu dengan Detective tersebut, tapi ia tak bisa mengingatnya. Sunbaenya berpikir mungkin Shi On bertemu dengannya saat ada acara di sekolah sejak Hyung Joon datang berkunjung setelah kelulusan.


Ketua Choi berbicara dengan Gun Woo saat mereka berpapasan di lobi kantor. Bertanya apa Gun Woo mengatakan kepindahannya minggu depan pada Ketua Tim Yang? Gun Woo mengiyakan dengan tak bersemangat. Ketua Choi memarahinya sambil memukul Gun Woo dengan dokumen yang ia bawa karena Gun Woo masih bisa bertemu dengan Shi On, itu kan masih di dalam gedung yang sama. Gun Woo marah karena ia tak mengatakan apa2. Ketua Choi menyuruhnya mengatakan yang sebenarnya, apa hubungan Gun Woo dengan Ketua Tim Yang? Gun Woo meninggikan suaranya, menjawab bahwa mereka hanya rekan kerja saja. Kemudian ia buru2 pamit pergi.


Shi On berjalan ke tempat langganan Hyung Joon yang diberitahukan oleh sunbaenya sebuah toko di dekat sekolah. Walaupun sunbaenya tak yakin toko itu masih ada karena sudah lama.

Gun Woo di kamar mandi, meyakinkan dirinya bahwa pekerjaannya masih di gedung yang sama. Dia akan pergi nanti. Sekarang, tetap bersama Ketua Tim Yang. Ia keluar kamar mandi dengan wajah tersenyum cerah.


Ternnyata toko yang sering didatangi Hyung Joon masih ada. Saat Shi On masuk, ada seorang pelayan yang mengenalinya berkata bahwa Shi On sudah lama tak berkunjung kemudian menganggukkan kepala berjalan pergi. shi On bingung karena ia tak mengingatnya.


Shi On melihat foto2 yang banyak dipajang di dalam toko tersebut. tak sengaja ia melihat fotonya yang berpelukan dengan Hyung Joon terlihat sangat mesra. Ia mengambil Foto dari gantungan.


Flashback

Shi On masuk ke toko dengan memakai seragam polisi dengan tersenyum senang. Tapi senyumnya hilang saat tak melihat seorangpun di dalamnya. Menggerutu kesal Hyung Joo belum datang.


Hyung Joon ternyata sudah datang, ia berniat mengagetkan Shi On dari belakang. Tapi Shi On lebih dahulu yang mengagetkannya dengan berbalik tiba2.




Hyung Joon menyuruh Shi On bekerja dengan baik. Kemudian mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Dengan senang Shi On menyambut uluran tangan tersebut. lalu Hyung Joon menarik Shi On ke dalam pelukannya. Pelayan toko yang melihat kemesraan mereka menawarkan mengambil foto.

Flashback End


Shi On terlihat sedih mengingat kenangan bersama Hyung Joon. ia seolah merasakan kehadiran Hyung Joon. saat ia berbalik, ternyata ada Hyung Joon tak jauh darinya. Shi On melangkahkan kakinya mendekat, kemudian Hyung Joon juga berjalan semakin mendekat kearah Shi On.


Shi On menangis haru begitu pula Hyung Joon.
Shi On : “Lee Hyung Joon … oppa! Oppa!,” shi On ingin menyentuh wajah Hyung Joon, tapi tangannya terasa berat, “mianhae, aku minta maaf aku tidak bisa mengingatmu. Mianhae, oppa.” Hyung Joon hanya bisa terdiam menatap kekasihnya tersebut.




[PIKU-PIKU]


[HYUNG JOON VS GUN WOO]







Tidak ada komentar:

Posting Komentar